Minimarket Bukan Lagi Sekadar Tempat Belanja

TEMPO/Awaluddin R

TEMPO.CO, Jakarta - Sri Wahyuni, 48 tahun, menyorongkan sebuah kertas barcode i-Kios kepada kasir minimarket Indomaret, Selasa, 21 Mei 2019. Kasir memindai barcode tersebut dan Sri menyerahkan uang transaksi. 

Baca juga: Ridwan Kamil: Januari 2019, Bayar Pajak Mobil Bisa Via Minimarket

Kepada Tempo, Sri menceritakan setiap bulan selalu membayar cicilan pembelian ponsel lewat Home Credit di Indomaret. Dia mengaku lebih nyaman ketimbang lewat ATM karena harus menekan banyak tombol yang bisa membuatnya orang tua sepertinya bingung.     

Transaksi pembayaran cicilan di Indomaret rupanya telah diterapkan oleh Home Credit sejak 2016. Selain Indomaret, transaksi ini bisa dilakukan di Alfamart. 

Menurut Andy Nahil Gultom, Chief External Affairs, Home Credit Indonesia, pihaknya membuka kerja sama dengan dua minimarket itu karena tingginya animo nasabah yang merasa lebih mudah datang ke Indomaret atau Alfamart dan membayar cicilian mereka. Data Home Credit pada 2019 memperlihat, sekitar 46 persen nasabah membayar lewat Indomaret, 28 persen membayar di Alfamart dan sisanya lewat ATM.     

"Kami melihat kecenderungan itu karena mudah dari sisi lokasi dan layanan. Seperti Indomaret, itu mudah dijangkau. Kalau untuk pembayaran dengan OVO, itu belum bisa," kata Andy, pekan keempat Mei lalu. 

Andy Nahil Gultom, Chief External Affairs, Home Credit Indonesia. Sumber : dokumen HCI

Baca juga: Home Credit Salurkan Pembiayaan Dompet Online Multiguna

Selain Indomaret dan Aflamart, demi mengoptimalkan layanan, pembayaran cicilan Home Credit bisa dilakukan di kantor pos. Nasabah Home Credit yang membayar cicilan lewat kantor pos sekitar 4 persen.  

Andy mengatakan mobile payment dan payment point di Indonesia akan terus berkembang dan menjadi pilihan selain pembayaran via ATM dan kantor pos. Pembayaran lewat QR Code juga akan semakin marak.   

Senada dengan Andy, Direkur Marketing Indomaret, Wiwiek Yusuf, mengatakan masyarakat Indonesia sekarang sudah memiliki lebih banyak alternatif dalam melakukan pembayaran. Setiap metode pembayaran itu, memiliki keuntungan atau kekuatan masing-masing. 

"Ada jenis mobile payment yang kekuatan di belanja makanan, ada yang untuk transportasi ada pula yang alokasinya ke electronic money saja. Kalau kami, setiap konsumen yang melakukan transaksi payment point di gerai Indomaret, akan mendapat gratis minuman atau minyak goreng.     

Menurut Wiwiek, perusahaan-perusahaan pembiayaan seperti Adira Finance, Home Credit dan FIF membuka pintu kerja sama karena Indomaret memiliki lebih banyak titik. Sampai Mei 2019, total ada 16.800 gerai Indomaret di seluruh Indonesia.     

Model transaksi seperti ini juga dinilai lebih praktis karena gerai minimarket seperti Indomaret hampir di sepanjang perjalanan ada.

Catatan Wiwiek memperlihatkan, sekitar 20 persen sampai 25 persen konsumen yang melakukan payment point ke Indomaret membayar cicilan atau kredit. Sisanya melakukan pembayaran belanja online, BPJS dan PLN. Terbaru, masyarakat bahkan sudah bisa membayar perpanjang biaya STNK di Indomaret. 

Ke depan, Wiwiek melihat pembayaran dengan QR Code di Indonesia akan berkembang. Sekarang ini, pergerakan ke arah tersebut sudah ada, namun memang belum sepesat di Cina. 

Konsumen minimarket Indomaret yang melakukan pembayaran dengan QR Code lewat i.saku dan gopay masih di bawah 5 persen. Sedang sekitar 10 persen sampai 15 persen konsumen membayar menggunakan kartu debit, e-money atau Flazz BCA. 






Starbucks Hadirkan Kopi Kemasan Kaleng Ready to Drink

9 hari lalu

Starbucks Hadirkan Kopi Kemasan Kaleng Ready to Drink

Starbucks mengenalkan dua produk yang ditawarkan di pasar Indonesia, yaitu Starbucks Doubleshot dan Starbucks Frappuccino.


40 Perusahaan Buka Lapangan Pekerjaan di Bursa Kerja, BCA hingga Indomaret

14 hari lalu

40 Perusahaan Buka Lapangan Pekerjaan di Bursa Kerja, BCA hingga Indomaret

Sebanyak 40 perusahaan membuka lapangan pekerjaan melalui bursa kerja (job fair) di Mall Taman Palm Cengkareng, 20-21 September 2022.


Jerit Pengguna Ojek Online Keberatan Tarif Membubung Imbas Kenaikan Harga BBM

23 hari lalu

Jerit Pengguna Ojek Online Keberatan Tarif Membubung Imbas Kenaikan Harga BBM

Salah satu konsumen ojek online mengeluhkan kenaikan tarif yang berlaku hari ini.


Semester I 2022, Pembayaran Klaim Asuransi Jiwa Rp 83,93 T

27 hari lalu

Semester I 2022, Pembayaran Klaim Asuransi Jiwa Rp 83,93 T

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat industri asuransi jiwa telah membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp 83,93 triliun.


Gazprom Pangkas Suplai Gas Prancis

33 hari lalu

Gazprom Pangkas Suplai Gas Prancis

Gazprom pada Selasa, 30 Agustus 2022, mengkonfirmasi telah memangkas suplai gas ke Engie karena masalah pembayaran.


Viral Keluhan Bayar Parkir Rp 15 Ribu di Kemang, Tukang Parkir Dibawa ke Polsek

34 hari lalu

Viral Keluhan Bayar Parkir Rp 15 Ribu di Kemang, Tukang Parkir Dibawa ke Polsek

Bayar parkir sebesar Rp 15 ribu viral setelah terunggah di akun twitter @txtdrjkt. Kejadian itu berlangsung di Kemang.


3 Jenis Metode e-Voting, Mana Paling Cocok untuk Pemilu Indonesia?

36 hari lalu

3 Jenis Metode e-Voting, Mana Paling Cocok untuk Pemilu Indonesia?

Apakah itu e-Voting? Berikut jenis voting dalam pemilu secara online, mana paling cocok jika diberlakukan di Indonesia?


BI Mulai Seleksi Bank dan Sistem Pembayaran untuk Distribusikan Rupiah Digital

39 hari lalu

BI Mulai Seleksi Bank dan Sistem Pembayaran untuk Distribusikan Rupiah Digital

Bank Indonesia (BI) sudah memasuki tahap seleksi bank-bank besar maupun perusahaan sistem pembayaran yang juga berkapasitas kuat untuk mendistribusikan rupiah digital.


Apartemen Vs Kondominium, Apa Saja Perbedaannya?

41 hari lalu

Apartemen Vs Kondominium, Apa Saja Perbedaannya?

Apartemen dan kondominium yang merupakan hunian vertikal tidaklah sama. Apa saja perbedaannya?


Pertahankan Kepemilikan Saham, Alfamart Masukkan Dana Rp23,07 Miliar ke Anak Usaha

49 hari lalu

Pertahankan Kepemilikan Saham, Alfamart Masukkan Dana Rp23,07 Miliar ke Anak Usaha

Pengelola jaringan minimarket Alfamart, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. menambah investasi saham di PT Sumber Indah Lestari sebesar Rp23,07 miliar.