Gugat Uni Eropa di WTO, Indonesia Tunjuk Kuasa Hukum

Reporter

Editor

Rahma Tri

Konferensi pers Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, kiri, keberatan Indonesia dan Malaysia atas diskriminasi kelapa sawit oleh Uni Eropa. Sumber: TEMPO/Suci Sekar

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia siap mengajukan gugatan di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) atas diskriminasi Uni Eropa terhadap komoditas sawit. Tim kuasa hukum yang bakal mendampingi Indonesia melawan implementasi delegated act dalam Renewable Energy Directive II (RED II) itu rencananya bakal segera ditetapkan.

Baca juga: JK Tagih Janji Cina Naikkan Impor Sawit dari RI

Direktur Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan menyatakan  saat ini, tim kuasa hukum telah mengerucut pada lima kandidat firma hukum dari yang mulanya berjumlah sembilan. Kelima firma ini disebut Oke berasal dari luar negeri.

Oke tak menyebutkan kapan waktu penetapan kuasa hukum tersebut, namun rills resmi Kementerian Koordinator Perekonomian tertanggal 19 Juni 2019 menyebutkan bahwa Oke akan memimpin rapat penetapan kuasa hukum pada tanggal 20 Juni 2019 di Jakarta.

"Segera, karena tahap persiapan menuju proses pengajuan gugatan [ke WTO] itu mungkin memerlukan waktu yang panjang," kata Oke kepada wartawan usai menghadiri rapat di Kemenko Perekonomian, Rabu 19 Juni 2019 malam.

"Sebenarnya kita bisa mengajukan gugatan kapan saja setelah firma hukum ditetapkan. Namun ketika telah mengajukan gugatan, kita harus siap dari segala aspek," tutur Oke.

Baca: Luhut Ancam Gugat Eropa ke Pengadilan Jika Negosiasi Sawit Buntu

Oke memaparkan bahwa proses persiapan sebelum mengajukan gugatan ke WTO bisa memakan waktu mulai dari 3 sampai 6 bulan. Namun dari hasil konsultasi dengan beberapa firma tersebut, sejauh ini telah diketahui artikel mana yang akan menjadi sasaran gugatan.

"Intinya kita keberatan dengan kebijakan Uni Eropa terkait RED II dan delegated act. Apa yang akan digugat nanti tergantung firma hukum, termasuk pasal yang mana. Karena tidak semua bisa kita gugat," ujar Oke.

 
BISNIS





Dubes Uni Eropa: Pemanfaatan Hutan Bisa Capai Emisi Nol Bersih

7 jam lalu

Dubes Uni Eropa: Pemanfaatan Hutan Bisa Capai Emisi Nol Bersih

Kekayaan hutan di Indonesia dapat mengendalikan perubahan iklim, dan hutan menjadi faktor penting untuk mencapai emisi nol bersih.


Dubes Uni Eropa Sebut Tantangan Iklim di Tengah Invasi Rusia ke Ukraina

8 jam lalu

Dubes Uni Eropa Sebut Tantangan Iklim di Tengah Invasi Rusia ke Ukraina

Duta Besar Uni Eropa Vincent Piketmenyebut tantangan perubahan iklim di tengah invasi Rusia ke Ukraina salah satunya dengan cara sederhana, seperti penghematan energi.


Amplop Berisi Bubuk Putih Mencurigakan Ditemukan di Markas Komisi Eropa

20 jam lalu

Amplop Berisi Bubuk Putih Mencurigakan Ditemukan di Markas Komisi Eropa

Amplop penuh bubuk putih yang mencurigakan ditemukan di dekat kantor Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen


Jual Kewarganegaraan Rp14,9 M, Malta Digugat Uni Eropa

1 hari lalu

Jual Kewarganegaraan Rp14,9 M, Malta Digugat Uni Eropa

Dengan memiliki paspor Malta, memungkinkan mereka untuk tinggal dan bekerja di negara Uni Eropa mana pun


Rusia Tuding Nord Stream Bocor Akibat Terorisme Negara

1 hari lalu

Rusia Tuding Nord Stream Bocor Akibat Terorisme Negara

Pejabat Uni Eropa mengatakan bocornya pipa Nord Stream akan mengubah sifat perang Rusia Ukraina.


Insiden Nord Stream, Uni Eropa Bersumpah Lindungi Infrastruktur Energi

2 hari lalu

Insiden Nord Stream, Uni Eropa Bersumpah Lindungi Infrastruktur Energi

Uni Eropa memberikan peringatan keras jika salah satu infrastruktur energi aktif blok itu diserang.


Indonesia - Jepang Sepakati Kontrak Dagang Cangkang Kernel Kelapa Sawit Senilai USD 138,2 Dolar

3 hari lalu

Indonesia - Jepang Sepakati Kontrak Dagang Cangkang Kernel Kelapa Sawit Senilai USD 138,2 Dolar

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil komoditas cangkang kernel kelapa sawit.


Disindir Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara Sebut Semua Gugatan Mengada-ada

3 hari lalu

Disindir Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara Sebut Semua Gugatan Mengada-ada

Deolipa Yumara sebut tidak ada gugatan yang tidak mengada-ada.


Kementerian Investasi Pastikan Larangan Ekspor Timah hingga Bauksit Dilakukan Bertahap

3 hari lalu

Kementerian Investasi Pastikan Larangan Ekspor Timah hingga Bauksit Dilakukan Bertahap

Jokowi sebelumnya menegaskan pemerintah terus menjalankan larangan ekspor barang tambang mentah.


Kompendium Bali Dorong Investasi Berkelanjutan, Bisa untuk Lawan yang Gugat RI di WTO?

3 hari lalu

Kompendium Bali Dorong Investasi Berkelanjutan, Bisa untuk Lawan yang Gugat RI di WTO?

Pertemuan tingkat menteri bidang perdagangan, investasi, dan industri di Bali pada 22-23 September 2022 menghasilkan kesepakatan baru yaitu Bali Compendium (Kompendium Bali), yang terdiri atas lima poin.