Jusuf Kalla: Diskriminasi Sawit Pengaruhi Pencapaian SDGs

Reporter

Wapres Jusuf Kalla berpidato di depan peserta Forum Bisnis Indonesia-Cina di Beijing, Jumat 25 April 2019. Dalam forum bisnis yang digelar di sela-sela Konferensi Kerja Sama Internasional Sabuk Jalan (BRF) II itu juga diisi dengan penandatanganan 34 naskah kerja sama bisnis dan penelitian antara kedua negara. ANTARA FOTO/M.Irfan Ilmie

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta perlakuan diskriminatif dari sejumlah negara terhadap industri sawit, dapat dihentikan. Diskriminasi ini, menurut dia, terutama muncul dari negara-negara Eropa.

Baca juga: JK Tagih Janji Cina Naikkan Impor Sawit dari RI

"Perlakuan diskriminatif ini diterapkan dengan mengatasnamakan isu keberlanjutan (sustainable palm oil)," ujar JK, dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Ahad, 28 April 2019.

Hal ini diungkapkan JK dalam Sesi 3 Leaders 'Round Table Belt and Road Forum (BRF II) yang bertajuk "Promoting Green And Sustainable Development To Implement The UN 2030 Agenda' di Ji Xian Hall, International Convention Center (ICC), Beijing, Cina.

JK mengatakan Indonesia adalah salah satu produsen sawit terbesar di dunia. Sekitar 16 juta orang yang terlibat dalam perkebunan dan industri sawit. Karena itu, ia menyebut industri ini memiliki kontribusi signifikan dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

"Diskriminasi terus dijalankan dan tentunya akan berpengaruh terhadap pencapaian SDGs Indonesia, Oleh karena itu, diskriminasi ini harus dilawan," kata JK.

Untuk mencapai SDGs, JK menilai, tidak ada satupun negara yang dapat melakukannya sendiri. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kerjasama seperti pentingnya ownership dalam setiap kerjasama.

"Kerja sama ini harus bersifat national-driven, bukan donor atau loan-giver driven," JK menyarankan.

Kemudian yang kedua, lanjutnya, kerja sama juga harus mempertimbangkan isu inklusifitas. Hal ini dinilai seharusnya mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal semaksimal mungkin dan menekan angka pengangguran.

Faktor lingkungan yang kerap menjadi topik utama pembahasan terkait industri sawit, juga sedikit disinggung JK. Ia menilai faktor lingkungan perlu terus dipertimbangkan dalam SDGs.

"Karena isu memelihara lingkungan merupakan bagian integral dari pencapaian SDGs," kata Jusuf Kalla.

EGI ADYATAMA






Europol Bekuk Super Kartel Eropa, Sita 30 Ton Narkoba

1 hari lalu

Europol Bekuk Super Kartel Eropa, Sita 30 Ton Narkoba

Kepolisian Uni Eropa (Europol) menangkap sedikitnya 49 orang yang terlibat dalam super kartel di beberapa negara dalam operasi berskala internasional


Emiten TBS Energi Catat Laba Bersih USD 54,75 Juta, Naik 60 Persen

2 hari lalu

Emiten TBS Energi Catat Laba Bersih USD 54,75 Juta, Naik 60 Persen

Emiten tambang batu bara PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) mencetak peningkatan kinerja hingga September 2022


Laba Bersih Kuartal 3 Turun 59 Persen YoY, Ini Kata Xiaomi

3 hari lalu

Laba Bersih Kuartal 3 Turun 59 Persen YoY, Ini Kata Xiaomi

Xiaomi menjual 40,5 juta unit smartphone pada Q3 2022, dan meskipun mempertahankan posisi ke-3 di dunia, namun ...


John McFall Menjadi Kandidat Astronot Disabilitas Pertama di Dunia

5 hari lalu

John McFall Menjadi Kandidat Astronot Disabilitas Pertama di Dunia

Badan Antariksa Eropa (ESA) pada Rabu memilih mantan sprinter Paralimpiade Inggris John McFall sebagai astronot disabiltas pertama di dunia


OECD Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Eropa Akan Tertinggal

6 hari lalu

OECD Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Eropa Akan Tertinggal

OECD menyarankan memerangi inflasi harus menjadi prioritas utama para pembuat kebijakan.


Kota-kota Ini Raih Predikat Tujuan Wisata Paling Berkelanjutan di Dunia

9 hari lalu

Kota-kota Ini Raih Predikat Tujuan Wisata Paling Berkelanjutan di Dunia

Sejumlah kota tujuan wisata di dunia mendapat predikat sebagai kota paling berkelanjutan berdasarkan indeks Global Destination Sustainibility .


Rencana Liburan Vidi Aldiano Tahun Depan, di Indonesia Dulu Baru ke Eropa

11 hari lalu

Rencana Liburan Vidi Aldiano Tahun Depan, di Indonesia Dulu Baru ke Eropa

Vidi Aldiano sudah merencanakan liburan bersama istrinya pada Januari 2023.


Memasifkan Lokalisasi Biodisel dari Perkebunan Sawit Rakyat

12 hari lalu

Memasifkan Lokalisasi Biodisel dari Perkebunan Sawit Rakyat

Sawit rakyat merupakan permasalahan mendasar yang masih jauh dari kata selesai


Acara Makan Malam KTT G20 Bikin Megawati dan SBY Duduk Satu Meja

13 hari lalu

Acara Makan Malam KTT G20 Bikin Megawati dan SBY Duduk Satu Meja

Megawati dan SBY turut hadir di acara jamuan makan malam KTT G20 di Bali bersama mantan presiden dan wakil presiden RI lainnya


Deretan Wakil Presiden Indonesia Era Reformasi

14 hari lalu

Deretan Wakil Presiden Indonesia Era Reformasi

Dalam sistem tata negara Indonesia, peran wakil presiden tidak dapat dikesampingkan.