Masa Mudik, Hotel di Sekitar Tol Trans Jawa Kebanjiran Tamu

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hotel menjadi salah satu tujuan libur Lebaran di Jakarta, menikmati fasitiltasnya tentu menjadi kegiatan yang menyenangkan. (shangri-la.com)

    Hotel menjadi salah satu tujuan libur Lebaran di Jakarta, menikmati fasitiltasnya tentu menjadi kegiatan yang menyenangkan. (shangri-la.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah hotel yag berlokasi di sepanjang jalur Tol Trans Jawa meraup berkah pada masa mudik Lebaran tahun ini.  Pada masa liburan Lebaran ini, tingkat hunian atau okupansi hotel di sekitar ruas tol mulai Merak hingga Probolinggo itu naik hingga 5 persen dibandingkan periode tahun lalu.

    Baca juga: 11.842 Orang Balik Lewat Bandara Adi Soemarmo

    Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi B. Sukamdani menjelaskan, tersambungnya ruas tol Trans Jawa dan Trans Sumatera, pada libur Lebaran tahun ini telah mendorong minat masyarakat untuk menjajal  ruas tol baru itu. Akibatnya, tingkat hunian hotel, khususnya di wilayah-wilayah yang dilalui oleh kedua tol tersebut turut terdongkrak.

    Menurut catatan PHRI, tingkat okupansi hotel di lingkar pertama (ring I)  tol Trans Jawa dan Trans Sumatera, yakni daerah destinasi wisata, bahkan mencapai 100 persen. Sedangkan untuk wilayah lingkar kedua yang dekat dengan destinasi wisata dan ruas tol, tingkat okupansi hotelnya mencapai 85 persen.

    Selain itu, untuk di wilayah lingkar yang ketiga alias yang jauh baik dari destinasi wisata maupun tol, tingkat okupansi hotelnya mencapai 65 persen. Okupansi hotel pada libur Lebaran tahun ini mengalami kenaikan sekitar 3-5 persen dibandingkan dengan libur lebaran tahun lalu.

    “Tahun ini, [okupansi hotel di wilayah] lingkar ketiga juga naik 3-5 persen dari [periode libur Lebaran] tahun lalu yang mencapai 57-60 persen," ujarnya seperti dirilis Bisnis, Senin 10 Juni 2019.

    Menurut Hariyadi, selain karena animo masyarakat yang mudik dan mencoba ruas tol baru Trans Jawa dan Trans Sumatera, kenaikan okupansi hotel pada libur Lebaran tahun ini dipicu oleh adanya pemberian gaji ke-13 pegawai negeri sipil (PNS) dan Tunjangan Hari Raya (THR) yang dibayarkan bersamaan.

    BACA: 2019, Bandara Balikpapan Berpotensi Kehilangan 2 Juta Penumpang

    “Dengan pemberian bersamaan gaji ke-13 dan THR ini, tentu spending [belanja] masyarakat saat mudik Lebaran tahun ini besar termasuk untuk akomodasi hotel,” kata Hariyadi.

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.