Kemenhub Ajak Warga Lakukan Pembersihan Bandara Kuffar

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah tarian tradisional digelar setelah penerbangan pertama Pontianak--Miri tiba dengan selamat dan tepat waktu di Bandar Udara internasional Miri, Malaysia, Kamis, 15 Maret 2018. Suci Sekarwati

    Sebuah tarian tradisional digelar setelah penerbangan pertama Pontianak--Miri tiba dengan selamat dan tepat waktu di Bandar Udara internasional Miri, Malaysia, Kamis, 15 Maret 2018. Suci Sekarwati

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan kembali melaksanakan kegiatan Padat Karya yang berlangsung di Bandara Kuffar, Seram Bagian Timur, Maluku.

    BACA: Bandara Baru Yogyakarta Batal Diresmikan 7 April, Sebab...

    Kegiatan padat karya di Bandar Udara Kuffar melibatkan sebanyak 113 orang yang berasal dari warga yang tinggal di sekitar lingkungan bandara. Para pekerja melakukan pekerjaan pembersihan di sekitar area lahan parkir pesawat atau apron, dengan memotong dan membersihkan rumput di pagar pembatas bandara.

    Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti, dalam sambutan yang disampaikan oleh Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII Manado, Kolonel Penerbang Sarmanto, mengatakan kegiatan padat karya dilakukan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga dan sebagai kepedulian pemerintah dalam membentuk lapangan kerja.

    "Melalui kegiatan Padat Karya selain menambah dan meningkatkan perekonomian, kami pun berupaya untuk menjalin persatuan dan kesatuan dengan warga sekitar bandara, agar hubungan dengan masyarakat terjalin erat," ujar Sarmanto dalam keterangan tertulis, Rabu, 3 April 2019.

    BACA:Luhut Jamin Bandara dan Pelabuhan Strategis Takkan Dikuasai Asing

    Kegiatan Padat Karya yang dilakukan sudah berlangsung sejak 2018 dan dilaksanakan hingga saat ini. Kegiatan ini tersebar di 153 bandara yang dikelola Ditjen Hubud.

    Padat karya di Bandar Udara Kuffar ini turut diikuti oleh Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara atau UPBU Banda, Mohammad Amrillah, Kepala UPBU Amahai, Ahmad Romi, perwakilan dari Kepala UPBU Wahai, serta Kepala Satuan Pelayanan Bandar Udara Kuffar, Januar Yahya Ramme.

    Masih di tempat yang sama, Kepala UPBU Banda, Mohammad Amrillah mengatakan, kegiatan Padat Karya di Bandara Kuffar berdampak positif terhadap perekonomian warga sekitar.

    "Ini merupakan kegiatan positif, para pekerja melakukan pembersihan di lingkungan bandara. Pemeliharaan rutin selalu dilaksanakan dan saat ini kita memberdayakan masyarakat lebih maksimal lagi untuk membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar bandara," kata dia.

    Adapun kegiatan Padat Karya telah dilaksanakan sebelumnya di Bandara Cakrabhuwana, Cirebon serta Bandara Tunggul Wulung, Cilacap.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Permohonan Pengembalian Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020

    Pemerintah membatalkan perjalanan jamaah haji 2020. Ada mekanisme untuk mengajukan pengembalian setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji.