Bandara Baru Yogyakarta Batal Diresmikan 7 April, Sebab...

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung berjalan menuju titik swafoto di area wisata Hutan Mangrove Pasir Kadilangu, Kulon Progo, DI Yogyakarta, Kamis, 27 Desember 2018. Wisata alam di kawasan pesisir yang berdekatan dengan proyek pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) tersebut terus berbenah dengan menambah sejumlah bangunan swafoto guna menarik kunjungan wisatawan. ANTARA

    Pengunjung berjalan menuju titik swafoto di area wisata Hutan Mangrove Pasir Kadilangu, Kulon Progo, DI Yogyakarta, Kamis, 27 Desember 2018. Wisata alam di kawasan pesisir yang berdekatan dengan proyek pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) tersebut terus berbenah dengan menambah sejumlah bangunan swafoto guna menarik kunjungan wisatawan. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah batal meresmikan Bandara New Yogyakarta International Airport atau NYIA pada 7 April 2019. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bandara baru di Yogyakarta itu saat ini belum siap dioperasikan.

    BACA: Menhub: Baru Dua Grup Maskapai yang Turunkan Harga Tiket Pesawat

    "Belum (akan diresmikan). Belum selesai," ujar Budi Karya saat ditemui di Hall 2D, Jakarta Convention Center, Kemayoran, Jakarta Pusat, 3 April 2019.

    Sedianya, pemerintah menargetkan bandara itu sudah mulai beroperasi pada Ahad pekan ini. Namun, lantaran sejumlah kendala, Kementerian Perhubungan baru
    akan memverifikasi bandara NYIA Kulonprogo pada 4-6 April 2019.

    BACA: Luhut Jamin Bandara dan Pelabuhan Strategis Takkan Dikuasai Asing

    Salah satu kendala yang membuat jadwal peresmian bandara mundur adalah adanya temuan investigasi Ombudsman yang menyatakan NYIA belum layak dibuka untuk publik. Laporan investigasi Ombudsman yang dikeluarkan pada 28 Maret 2019 di antaranya menyatakan belum ada kehadiran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

    Selain itu, jalan akses tunggal ke NYIA masih terlalu sempit. Ombudsman juga menyatakan belum adanya penanaman rumput di area bandara. Hal-hal lain berkaitan dengan teknis dan fasilitas.

    Meski jadwal operasional molor, pemerintah memastikan sejumlah persiapan tidak kendur digencarkan. Sebagai rangkaian persiapan, misalnya, Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta saat ini mengintensifkan pelatihan bagi masyarakat melalui Pelatihan Berbasis Kompetensi.

    Pelatihan ini dianggarkan di pos APBD 2019 di Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT-BLK) Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kulonprogo. Masyarakat akan memperoleh pelatihan berupa kursus bahasa Inggris, bahasa Jepang, pembuatan kue dan roti, pelatihan tata rias dan kecantikan, serta pelatihan service sepeda motor konvensional.

    Ada pula pelatihan pemasaran, perawatan AC, pelatihan mebel dan furniture, serta pelatihan menjahit dan pelatihan juru las. Seluruh pelatihan dikelompokkan dalam 13 paket.

    Baca berita tentang Bandara lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.