Empat Perusahaan Dapat Hak Nama Stasiun MRT

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang mengantre untuk naik MRT di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Senin, 25 Maret 2019. Pemrov DKI Jakarta masih menggratiskan masyarakat untuk mencoba MRT, dan penerapan tiket akan dimulai pada 1 April 2019 mendatang. ANTARA

    Calon penumpang mengantre untuk naik MRT di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Senin, 25 Maret 2019. Pemrov DKI Jakarta masih menggratiskan masyarakat untuk mencoba MRT, dan penerapan tiket akan dimulai pada 1 April 2019 mendatang. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Mass Rapid Transit mengumumkan empat perusahaan  yang telah memperoleh hak penamaan atau naming rights atas stasiun-stasiun MRT. Direktur PT MRT William Sabandar, mengatakan keempat stasiun yang dikerjasamakan dengan swasta adalah Stasiun Lebak Bulus, Stasiun Dukuh Atas, Stasiun Setiabudi, dan Stasiun Istora Senayan.

    BACA: Menhub Sesalkan Warga Makan dan Minum di Stasiun MRT

    "Untuk Lebak Bulus itu telah disepakati dengan Grab Indonesia. Jadi nanti namanya akan menjadi Stasiun Lebak Bulus Grab," kata William dalam diskusi evaluasi MRT bersama jurnalis di Hotel All Season, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Maret 2019.

    Sementara itu, hak penamaan Stasiun Setiabudi diberikan kepada PT Astra Internasional dan Stasiun Istora Senayan kepada PT Bank Mandiri Tbk. Kemudian, Stasiun Dukuh Atas dilego kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero).

    Dengan demikian, nama Stasiun MRT Setiabudi menjadi Stasiun Setiabudi Astra. Sedangkan Stasiun Istora menjadi Stasiun Istora Mandiri. Terakhir, Stasiun Dukuh Atas menjadi Stasiun Dukuh Atas BNI. 

    Jangka waktu kerja sama naming rights itu berlaku selama lima tahun terhitung sejak saat ini. Namun, William enggan membeberkan nilai kontrak yang diperoleh PT MRT dari empat perusahaan tersebut. Adapun skema penjualan hak penamaan ini dikerjasamakan dengan sistem pembelian langsung kepada perseroan.

    Selain keempat stasiun yang telah dilego kepada swasta, PT MRT mengumumkan masih ada tiga stasiun lagi yang siap dikerjasamakan. Di antaranya Stasiun Bendungan Hilir, Stasiun Senayan, dan Stasiun Blok M. Menurut William, sudah ada perusahaan swasta yang berminat dengan naming rights ini, namun masih dalam proses finalisasi.

    BACA: Ini Sikap Grab Indonesia Setelah Pemerintah Atur Tarif Ojek Online

    Secara terpisah, perusahaan penyedia jasa ojek online, Grab Indonesia telah mengungkapkan ihwal naming right alias hak penamaan yang didapatnya. "Sudah (resmi), silakan naik MRT kemana aja, ke arah selatan, itu akan disebut Lebak Bulus Grab," kata Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata saat ditemui usai acara peluncuran GrabFood #juaracepat di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat, 29 Maret 2019.

    FAJAR PEBRIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.