Menhub Sesalkan Warga Makan dan Minum di Stasiun MRT

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peminat ujicoba Kereta MRT Jakarta memadati Stasiun Bundaran HI di hari terakhir, Sabtu 23 Maret 2019, sebelum peresmian oleh Presiden Jokowi keesokan harinya. Dua hari terakhir ujicoba itu berlaku tiket go show. TEMPO/Lani Diana

    Peminat ujicoba Kereta MRT Jakarta memadati Stasiun Bundaran HI di hari terakhir, Sabtu 23 Maret 2019, sebelum peresmian oleh Presiden Jokowi keesokan harinya. Dua hari terakhir ujicoba itu berlaku tiket go show. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyayangkan perilaku masyarakat yang melanggar aturan seperti makan dan minum di stasiun selama uji coba publik MRT atau singkatan Mass Rapid Transit.

    BACA: MRT Jakarta Perbaiki Fasilitas Difabel Setelah Dikritik Jokowi

    “Ada dua yang dievaluasi. Pertama, lifestyle dari masyarakat. Masyarakat kurang tertib, makan di stasiun, gelantungan, itu viral. Saya mengharapkan ada kultur baru dan kita memang harus menyesuaikan,” ujar Budi Karya saat menghadiri peresmian MRT di stasiun MRT Istora Mandiri, Jakarta, Minggu.

    Selain tidak makan dan minum, menurut Budi, secara etik di dalam MRT masyarakat diharap tidak banyak berbicara dan membatasi penggunaan ponsel genggam. “Kita lebih cenderung minta ke masyarakat meningkatkan kesadaran kultur baru daripada kita melakukan suatu 'law enforcement',” kata Budi.

    BACA:Tiket Go Show MRT Jakarta Diserbu, Stasiun Bundaran HI Padat

    Budi juga meminta kepada pihak MRT untuk mempersiapkan tim yang bisa menegur dengan tegas mereka yang melanggar. Selanjutnya, Budi juga mengevaluasi secara teknis. “Kita dalam proses sertifikasi, tetapi sekarang sudah kita izinkan, lengkap dalam proses mendatang,” ujar dia.

    Dalam peresmian MRT hari ini, Budi juga mengatakan akan ada pencanangan tahap kedua MRT. "Hari ini selain melakukan peresmian pengoperasian kita juga mencanangkan tahap dua. Tahap dua kita mulai membuat sub-station di Monas. Dari Monas ke Kota, dari Kota akan lanjut ke Ancol,” ujar Budi.

    Bagi masyarakat umum, MRT dapat digunakan pada 25 Maret 2019 mulai pukul 05.30 WIB-22.30 WIB. Pemberlakuan tarif untuk penumpang masih digratiskan hingga 31 Maret 2019 dan mulai 1 April mulai diberikan tarif secara komersial.

    PT MRT Jakarta akan mengeluarkan dua jenis kartu yang pertama kartu singel trip dan yang kedua adalah multi trip dengan tarif yang berbeda-beda, yakni singel trip dengan tarif Rp 15.000 dan untuk multi trip Rp 25.000.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?