Menhub Resmikan Pengoperasian Jalur KA Sumatera Barat Rute Pariaman-Naras

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau proyek mass rapid transit (MRT) Jakarta di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa, 19 Maret 2019. TEMPO/Fajar Pebrianto

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau proyek mass rapid transit (MRT) Jakarta di Stasiun Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa, 19 Maret 2019. TEMPO/Fajar Pebrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan atau Menhub Budi Karya Sumadi meresmikan reaktivasi jalur Kereta Api dari Stasiun Pariaman ke Stasiun Naras, Padang, Sumatera Barat. Budi Karya sekaligus meresmikan modernisasi Stasiun Naras pada Jumat, 22 Maret 2019.

    Baca juga: Menhub Targetkan Aturan Tarif Ojek Online Terbit Pekan Ini

    "Reaktivasi jalur KA jalur Pariaman-Naras ini merupakan bukti pemerintah konsisten membangun infrastruktur yang merata. Ini yang dinamakan Indonesia Sentris dimana pembangunan dilakukan diseluruh wilayah Indonesia tidak hanya di pulau Jawa saja" ujar Budi dalam keterangan tertulis, Jumat, 22 Maret 2019.

    Menurut Budi, Sumatera Barat memiliki potensi dari berbagai sektor. Karena itu, pemerintah serius membangun infrastruktur di sana untuk memanfaatkan potensi tersebut. 

    Contohnya, kata dia, beberapa waktu lalu pemerintah juga membangun Bandara Internasional Minangkabau dan Kereta Api Bandara Minangkabau. Selanjutnya, reaktivasi jalur KA akan terus dilalukan. Budi mengatakan pada tahun ini juga reaktivasi jakur KA Padang-Pulau Aer akan selesai.

    Dalam laporannya, Dirjen Perkeretaapian Zulfikri mengatakan reaktivasi Jalur KA Pariaman - Naras dilakukan sejak 2015 sepanjang 7 kilometer. Reaktivasi yang dilakukan yaitu mengganti Rel R.25 Bantalan Kayu dengan R. 54 Bantalan Beton serta peningkatan fasilitas persinyalan. Pemerintah juga membangun 11 unit jembatan dan modernisasi Stasiun Naras, yang menelan biaya APBN sekitar Rp 51,9 milyar.

    Zulkfikri menjelaskan reaktivasi jalur KA ini merupakan yang kedua diselesaikan di Sumatera Barat dari total program reaktivasi perkeretaapian sepanjang 213 kilometer. Reaktivasi pertama telah diselesaikan dan dioperasikan sepanjang 27 kilometer, yaitu rute Lubuk Alung-Kayu Tanam dan Pariaman-Naras. Dari total panjang Rel KA di Sumatera Barat sepanjang 304 kilometer, saat ini telah direaktivasi dan dioperasikan sepanjang 72,2 kilometer.

    Jalur tersebut dilayani KA Sibinuang, yang sebelumnya hanya melayani lintas Padang – Pariaman. Dengan diresmikannya stasiun Naras dan pengoperasian jalur KA Pariaman-Naras, layanan operasional KA Sibinuang bertambah dengan rute Padang – Pariaman – Naras. 

    Bersamaan dengan pengoperasian segmen Pariaman – Naras ini, juga dilakukan integrasi lintas pelayanan dan jadwal dari tiga lintas pelayanan KA penumpang di Sumatera Barat. Adapun kereta tersebut, antara lain KA Sibinuang untuk rute Padang - Pariaman - Naras, KA Lembah Anai untuk rute lintas Kayu Tanam-Lubuk Alung-Bandara Internasional Minangkabau, dan KA Minangkabau Ekspress untuk rute Padang – Bandara Internasional Minangkabau.

    KA Sibinuang dan KA Lembah Anai akan terintegrasi di Stasiun Lubuk Alung dan di Stasiun Duku dengan layanan KA Minangkabau Express. Adapun tarif yang dikenakan untuk KA Lembah Anai yang merupakan kereta perintis tetap Rp 3.000. Sementara tarif untuk KA Sibinuang yang merupakan kereta dengan Public Service Obligation (PSO) adalah Rp 5.000 dan KA Minangkabau Ekspres yang merupakan kereta perintis Rp 5.000, di luar rute bandara. Apabila menaiki KA Minangkabau Ekspres untuk bandara, tarif yang dikenakan menjadi Rp 10 ribu.

    Baca berita Menhub lainnya di Tempo.co


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ETLE, Berlakunya Sistem Tilang Elektronik Kepada Sepeda Motor

    Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah memberlakukan sistem tilang elektronik (ETLE) kepada pengendara sepeda motor.