Bank Mandiri Siapkan Rp 30 T Akuisisi Bank Spesialis Kredit UKM

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Gedung Bank Mandiri, Surakarta, Jawa Tengah.

    Ilustrasi Gedung Bank Mandiri, Surakarta, Jawa Tengah.

    TEMPO.CO, JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyiapkan modal hingga Rp 30 triliun pada 2019 untuk mengakuisisi perusahaan perbankan spesialis bisnis kredit usaha kecil dan menengah.

    Baca: Bank Mandiri Tawarkan KPR Milenial Bunga 6,5 persen Fixed 5 Tahun

    Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo mengatakan bahwa perseroan mengincar bank dengan kapasitas modal yang menengah untuk diakuisisi.

    Kelompok bank menengah di Indonesia dikategorikan Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) II bermodal Rp1-5 triliun, dan BUKU III bermodal Rp5-30 triliun.

    "Kami memiliki modal sekitar 20 persen lebih, jadi ada kelebihan modal sekitar 3-4 persen. Target kami kan 17 persen. Jadi ada tiga persen kira-kira sekitar Rp30 triliun. Kami modalnya memang besar," ujar Tiko, sapaan akrab Kartika di Jakarta, Senin 28 Januari 2019.

    Rasio kecukupan modal inti (Capital Adequacy Ratio/CAR) Mandiri saat ini sebesar 20,96 persen.

    Tiko menegaskan saat ini masih melakukan penjajakan untuk calon bank yang akan diakuisisi. Dia hanya menegaskan bank yang akan diakuisisi memiliki spesialisis bisnis di kredit UKM. "Belum ada nama yang mendekati," ujar dia.

    Selain itu, kata Tiko, Mandiri masih ingin mencermati valuasi harga dari perbankan nasional. Saat ini, valuasi dari perbankan di Indonesia cukup tinggi karena banyak investor asing yang sedang gencar-gencarnya melakukan investasi strategis di perbankan Tanah Air.

    "Pembeli asing kan sekarang banyak yang berminat. Jadi saat ini kami masih melihat valuasinya," ujar dia.

    Jika Bank Mandiri merealisasikan untuk akusisi bank menengah, aset konsolidasi bank pemerintah itu akan semakin gemuk. Saat ini, aset konsolidasi Mandiri sebesar Rp1.202,3 triliun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Klaim Sandiaga Uno Soal Tenaga Kerja Asing Tak Sebutkan Angka

    Sandiaga Uno tak menyebutkan jumlah Tenaga Kerja Asing dalam debat cawapres pada 17 Maret 2019. Begini rinciannya menurut Kementerian Ketenagakerjaan.