Menhub Targetkan Pelabuhan Patimban Beroperasi Akhir 2019

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Berharap Asa dari Pelabuhan Patimban

    Berharap Asa dari Pelabuhan Patimban

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan kemajuan pembangunan Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat, masih sesuai target yang ditetapkan. Progres pembangunan itu antara lain selesainya semua perizinan terkait proyek pembangunan pelabuhan anyar itu.

    Baca: Menhub: Total Proyek Pelabuhan Patimban Fase I Rp 8,99 Triliun

    Di samping itu, konstruksi reklamasi, dermaga, trestle hingga pemecah gelombang diyakini bisa rampung sesuai rencana. “Insya Allah Pelabuhan Patimban siap dioperasikan akhir tahun 2019,” ujar Budi dikutip dari keterangan tertulis di situs resmi Sekretariat Kabinet, setkab.go.id, Kamis, 10 Januari 2019.

    Pelabuhan Patimbang, kata Budi, adalah proyek yang prestisius. Pada tahap pertama, kapasitas pelabuhan di kawasan Subang itu adalah 3,5 juta teus. Kapasitas pelabuhan akan terus naik menjadi 5,5 juta teus pada tahap kedua dan menjadi 7,5 juta teus pada tahap ketiga. Apabila telah mencapai tahap akhir, kapasitas Pelabuhan Patimban bakal menyamai besar Pelabuhan Tanjung Priok.

    "Ini bukan proyek kecil, bisa dibayangkan segitiga emas Patimban, Kertajati dan Cirebon menjadi daerah yang sangat memenuhi untuk masa depan. Saat ini kita mengembangkan kurang lebih 400 hektar,” kata Budi. Untuk menunjang mobilitas dari dan ke Pelabuhan Patimban, ia mengatakan, dalam jangka pendek akan dibangun jalan akses, jalan arteri, dan juga jalan tol yang menghubungkan pelabuhan dengan jalan tol yang ada.

    Budi meyakini nantinya pergerakan barang yang selama ini berpusat di Tanjung Priok bisa beralih separuhnya ke Pelabuhan Patimban. Sehingga kawasan itu nantinya bakal menjadi daerah yang berkembang.

    Atas kemajuan proyek itu, Budi mengapresiasi dukungan Pemerintah Daerah Jawa Barat. Ia berharap dengan adanya Pelabuhan Patimban ini akan dapat menekan biaya logistik nasional. “Kami berterima kasih kepada Pemda Jawa Barat, yang telah memberikan support luar biasa, dan kami yakin ini akan bisa memberikan suatu pertumbuhan baru, dan yang paling penting adalah menekan harga logistik Indonesia agar terus kita efisiensikan,” ucap Budi.

    Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil mengatakan sangat mendukung proyek Pelabuhan Patimban . Ia memproyeksi daerah Patimban di masa depan akan menjadi kawasan paling canggih dan futuristik. Terlebih bila pelabuhan itu dikombinasikan dengan Bandara Kertajati.

    Baca: Menhub: Pelabuhan Patimban Buka Peluang Anak Muda Berkarier

    "Jadi saya akan giring semua yang keren, bagus, ngumpulnya semua di sini. Dari pelabuhan ini ribuan orang akan mendapat pekerjaan dan membuat ekonomi lokal ini akan berkembang,” ujar Ridwan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.