Libur Natal dan Tahun Baru, Layanan XL Axiata Meningkat 83 Persen

Logo PT XL Axiata (XL). en.wikipedia.org

TEMPO.CO, Jakarta -Libur panjang akhir tahun telah meningkatkan penggunaan layanan telekomunikasi dan data. PT XL Axiata Tbk mencatat kenaikan trafik penggunaan layanan data yang cukup signifikan. Terhitung mulai 23 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019, secara rata-rata terjadi kenaikan trafik sekitar 83 persen dibandingkan hari-hari normal.

BACA: Proyek Kabel Laut XL Axiata Hubungkan Australia-RI-Singapura

Kenaikan trafik tertinggi ada pada 23 Desember 2018 sebesar 40 persen dan 1 Januari 2019 sebesar 83 persen. Dari jenis layanan, kenaikan trafik tertinggi ada pada akses ke layanan Instant Messaging, yaitu meningkat 540 persen dibandingkan hari-hari biasa.

Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D. Yosetya, antusiasme masyarakat dalam merayakan libur panjang sangat terlihat beberapa tahun terakhir. ''Bahkan hampir tak ada beda dengan saat libur Lebaran,'' katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, 4 Januari 2018.

Jalan-jalan di Ibu kota Jakarta menjadi lengang, sementara itu jalan menuju luar kota menjadi padat. Melalui sistem monitoring jaringan, XL Axiata melihat tingkat perpindahan pelanggan juga cukup tinggi. Trafik penggunaan layanan di banyak area di luar Jakarta meningkat signifikan, sebaliknya di Jakarta cenderung berkurang.

Yessie menambahkan, berkat persiapan yang matang, jaringan XL Axiata sukses dan lancar dalam melayani pelanggan di semua wilayah, termasuk di area-area yang mengalami peningkatan trafik secara signifikan.

BACA: XL Axiata Jamin Layanannya di Area Gunung Agung Stabil

Untuk memastikan jaringan benar-benar aman, maka XL Axiata meningkatkan kapasitas jaringan pada sekitar 1.500 site yang meng-cover area atau wilayah yang kemungkinan akan mengalami peningkatan trafik selama libur Natal dan tahun baru.

Site-site tersebut antara lain berada di jalur utama transportasi darat menuju kota-kota tujuan liburan, juga di sekitar lokasi-lokasi wisata. Selain itu, berbagai upaya juga telah disiapkan, antara lain dengan penempatan sejumlah Mobile BTS di berbagai lokasi yang tersebar di Sumatra, Jakarta, pusat Kota Bandung serta di jalur tol trans Jawa.

Area yang mengalami kenaikan trafik tertinggi adalah Kabupaten Buleleng, Bali sebesar 211 persen, Kabupaten Deli Serdang 140 persen dan Kota Medan 115 persen. Saat Natal, 24-25 Desember 2018, trafik di wilayah yang banyak komunitas Nasrani seperti Medan mengalami peningkatan trafik sebesar 35 persen, Manado 55 persen, dan Kupang 37 persen.

Sementara itu, area-area lokasi wisata popular yang mengalami kenaikan trafik antara lain Pangandaran sebesar 91 persen, Bali 87 persen, Lombok 80 persen, dan Danau Toba 310 persen. Di Labuhan Bajo, trafik layanan data juga mengalami kenaikan sebesar 165 persen. Pada malam Natal, dari jenis layanan, selain instant messaging, layanan lainnya yang mengalami kenaikan penggunaan secara signifikan dibandingkan hari-hari biasa adalah SNS (Social Networking Service) naik 125 persen dan Gaming naik 122 persen

Kenaikan trafik dari jenis-jenis layanan ini bisa terjadi karena aplikasi tersebut banyak digunakan untuk mengucapkan Natal dan Tahun baru. Saat ini XL Axiata juga terus melakukan perluasan infrastruktur jaringan layanan data, sejalan dengan fokus perusahaan untuk terus mendorong perkembangan dan pertumbuhan penggunaan layanan data di masyarakat.

Saat ini jumlah pelanggan XL Axiata mencapai sekitar 53,9 juta pelanggan, dengan jumlah pelanggan data mencapai sekitar 80 persen dari total pelanggan, yang didukung dengan infrastruktur jaringan sebanyak lebih dari 116 ribu BTS termasuk lebih dari 78 ribu BTS data (3G & 4G) di berbagai wilayah di Indonesia serta jaringan fiber optik sepanjang lebih dari 45 ribu km. Saat ini jangkauan layanan data (3G & 4G) XL Axiata juga telah melayani lebih dari 422 kota/kabupaten di Indonesia.






AS Larang Impor Produk Huawei dan ZTE, Mengancam Keamanan Nasional

1 hari lalu

AS Larang Impor Produk Huawei dan ZTE, Mengancam Keamanan Nasional

AS menerbitkan larangan impor terhadap produk telekomunikasi dari China yaitu Huawei dan ZTE.


Timmy Trumpet Hingga Krewella Siap Rayakan Pesta Tahun Baru di Jakarta

1 hari lalu

Timmy Trumpet Hingga Krewella Siap Rayakan Pesta Tahun Baru di Jakarta

Musisi asal Australia, Timmy Trumpet siap meriahkan pesta tahun baru 2023 di Jakarta.


Kapolda Jatim Perintahkan Motor Listrik untuk Patroli Tahun Baru 2023

3 hari lalu

Kapolda Jatim Perintahkan Motor Listrik untuk Patroli Tahun Baru 2023

Sebanyak 20 motor listrik Polrestabes Surabaya buatan PT Mobil Listrik Indonesia (Molindo) yang terdiri tipe Molindo DX-3 dan OX-7.


Akibat Gempa Cianjur, Sinyal Telkomsel, Indosat dan XL Sempat Terganggu

5 hari lalu

Akibat Gempa Cianjur, Sinyal Telkomsel, Indosat dan XL Sempat Terganggu

Akibat gempa berkekuatan M 5,6 di Cianjur, Jawa Barat pada hari ini, Senin, 21 November 2022, sejumlah infrastruktur telekomunikasi mengalami gangguan


Cutinya 5 Hari Cari Travel Agent-nya 1 Bulan, DKI: Waspada Agen Perjalanan Ilegal di Libur Natal

7 hari lalu

Cutinya 5 Hari Cari Travel Agent-nya 1 Bulan, DKI: Waspada Agen Perjalanan Ilegal di Libur Natal

DKI Jakarta mengingatkan masyarakat dan calon wisatawan untuk mewaspadai agen perjalanan ilegal jelang musim libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.


Umur Orang Korea Berbeda dengan Hitungan Umumnya, Apa Bedanya?

10 hari lalu

Umur Orang Korea Berbeda dengan Hitungan Umumnya, Apa Bedanya?

Orang Korea menganggap semasa dalam kandungan sebagai mula penghitungan umur


Bjorka Ambil 3,2 Miliar Data PeduliLindungi, Pengamat: Ini Pertanyaan Besar

11 hari lalu

Bjorka Ambil 3,2 Miliar Data PeduliLindungi, Pengamat: Ini Pertanyaan Besar

Seminggu sebelumnya, Bjorka mengaku berhasil mengambil data MyPertamina.


Booming Istilah Big Data, Simak 5 Aplikasi Pengolah Data yang Mudah Digunakan

15 hari lalu

Booming Istilah Big Data, Simak 5 Aplikasi Pengolah Data yang Mudah Digunakan

Data menjadi hal yang semakin menarik dikaji dari waktu ke waktu. Dalam mengolah data, berikut 5 aplikasi yang dapat anda gunakan.


Bocorkan Data Pasien Aborsi dan HIV, Hacker Tuntut Rp100,8 M ke Asuransi Australia

16 hari lalu

Bocorkan Data Pasien Aborsi dan HIV, Hacker Tuntut Rp100,8 M ke Asuransi Australia

Seorang hacker telah menuntut hampir Aus$10 juta atau sekitar Rp100,8 miliar untuk berhenti membocorkan catatan medis warga Australia


Smartfren Bicara Peluang dan Kesiapan Pengembangan Jaringan Telekomunikasi di IKN

17 hari lalu

Smartfren Bicara Peluang dan Kesiapan Pengembangan Jaringan Telekomunikasi di IKN

PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) menyebut peluang investasi dalam Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menarik bagi perseroan.