Sandiaga Bangun Infrastruktur Tanpa Utang, BPN: Jaringannya Luas

Calon Wakil Presiden nomer urut 02 Sandiaga Salahudin Uno mencicipi makanan saat berkampanye di Pasar Harjosari, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu 24 Oktober 2018. Kunjungan itu dalam rangka menyerap aspirasi masayrakat terutama para pedagang dan pengunjung pasar. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Dradjad Wibowo menyebut Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02  Sandiaga Uno punya keunggulan untuk bisa mewujudkan pembangunan infrastruktur tanpa utang. Anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga menyebut bekas Wakil Gubernur DKI Jakarta itu bisa memanfaatkan jaringan bisnisnya untuk masuk berinvestasi di infrastruktur.

Baca: Staf Khusus Jokowi Jawab Sandiaga Soal Bangun Infrastruktur Tanpa Utang

"Kan beda kalau yang mengajak itu pejabat yang bukan pengusaha mapan dengan pejabat seperti Sandi yang sudah mapan sebagai pengusaha papan atas," ujar Dradjad melalui pesan singkat kepada Tempo, Kamis, 3 Januari 2018.

Menurut Dradjad, calon investor bakal lebih percaya bila diajak berinvestasi oleh pejabat seperti Sandiaga Uno lantaran pendiri PT Saratoga Investama Sedaya Tbk itu telah mengalami sendiri babak belurnya berinvestasi di infrastruktur.

"Jadi calon investor percaya bahwa kebijakannya nanti akan menjawab berbagai hambatan dan sisi negatif investasi infrastruktur," kata dia. "Kasarnya, bukan ngomong thok atau teori thok."

Adapun untuk membangun infrastruktur tanpa utang, ujar Dradjad, bisa dilakukan oleh tiga pelaku antara lain pemerintah, Badan Usaha Milik Negara, dan swasta. Untuk pembangunan infrastruktur oleh pemerintah, ada beberapa sumber pembiayaan yang bisa dipakai, tergantung politik anggaran yang diambil pemerintah.

Politik anggaran itu, kata Dradjad, misalnya adalah dari tambahan penerimaan negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Menurut dia, tambahan itu bisa dialokasikan untuk infrastruktur. Kebijakan lain yang bisa diambil adalah dari efisiensi belanja negara.

Di samping itu, pemerintah mesti melakukan perbaikan prioritas dalam membangung infrastruktur, antara lain dengan perencanaan yang lebih matang. "Tidak seperti sekarang, di mana sisi efisiensi anggaran, keamanan kerja, kualitas pekerjaan dan lainnya dikorbankan," ujar Dradjad.

Sementara untuk keterlibatan BUMN, ujar Dradjad, pemerintah mesti melihat dulu kondisi keuangan terakhir perseroan. Sebab, mesti dipastikan bahwa perusahaan pelat merah Karya masih memiliki likuiditas dan solvabilitas yang begus dengan melonjaknya utang infrastruktur mereka. Sedangkan sektor swasta bisa ditarik dengan skema investasi swasta murni, maupun Public-Private Partnership alias PPP.

Sebelumnya, Sandiaga Uno berpendapat dalam membangun infrastruktur, pemerintah tidak harus mendanai dari utang luar negeri. Menurut Sandi boleh-boleh saja pemerintah membangun infrastruktur, namun harus melibatkan dunia usaha dan stake holder. Dan dalam membangun infrastruktur itu, kata Sandiaga, fokus pemerintah harus pada pembukaan lapangan pekerjaan, bukan menambah beban utang negara.

 Sandiaga mengklaim akibat pembangunan infrastruktur besar-besaran, utang pemerintah membengkak menjadi Rp 5.000 triliun lebih. “Kenapa ini tidak dilakukan (pemerintah membangun tanpa utang), karena ada kebijakan pro-penambahan utang,” katanya.






Sandiaga Optimistis KEK Morotai Mampu Bangkitkan Ekonomi: Target 4 Ribu Lapangan Kerja

1 jam lalu

Sandiaga Optimistis KEK Morotai Mampu Bangkitkan Ekonomi: Target 4 Ribu Lapangan Kerja

Sandiaga Uno optimistis keberadaan KEK Morotai mampu membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya.


Indonesia Cepat Adopsi Teknologi Digital, Sandiaga Akan Ciptakan Peluang Usaha

8 jam lalu

Indonesia Cepat Adopsi Teknologi Digital, Sandiaga Akan Ciptakan Peluang Usaha

Sandiaga Uno mengatakan pemerintah tidak berhenti berkolaborasi, menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja baru berkualitas.


Jambore Kewirausahaan Sosial 2022, Sandiaga Dorong Percepatan Literasi Digital

1 hari lalu

Jambore Kewirausahaan Sosial 2022, Sandiaga Dorong Percepatan Literasi Digital

Jambore Nasional Kewirausahaan Sosial 2022 merupakan bagian dari pembinaan terhadap para pelaku usaha mikro.


IdeaFest 2022 Diharapkan Bisa Jadi Wadah Kolaborasi Pelaku Ekonomi Kreatif

1 hari lalu

IdeaFest 2022 Diharapkan Bisa Jadi Wadah Kolaborasi Pelaku Ekonomi Kreatif

Festival kreatif tahunan IdeaFest 2022 telah resmi dimulai pada Kamis 24 November 2022. Ajang ini diharapkan bisa tingkatkan ekonomi kreatif Indonesia


Gempa Cianjur, Sandiaga Uno Ungkap Kerusakan yang Dialami Desa Wisata dan Sentra Ekraf

2 hari lalu

Gempa Cianjur, Sandiaga Uno Ungkap Kerusakan yang Dialami Desa Wisata dan Sentra Ekraf

Gempa Cianjur itu juga menyebabkan longsor dan membuat sejumlah akses jalan terputus.


Transisi Energi, Airlangga: Kita Dorong Agar Produksi Nasional Dukung Infrastruktur Kelistrikan

2 hari lalu

Transisi Energi, Airlangga: Kita Dorong Agar Produksi Nasional Dukung Infrastruktur Kelistrikan

Pemerintah terus mendorong peningkatan penggunaan produk dalam negeri di berbagai proyek pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.


Sandiaga Uno Ajak UMKM Kuliner Naik kelas

3 hari lalu

Sandiaga Uno Ajak UMKM Kuliner Naik kelas

Sandiaga Uno mencontohkan pengalamannya menjadi pengusaha. Awalnya cuma 3 pegawai, 25 tahun kemudian sudah punya 30 ribu pegawai.


Indonesia Intens Cuaca Ekstrem, Menteri PUPR Desak Pengembang Bangun Infrastruktur Tahan Bencana

4 hari lalu

Indonesia Intens Cuaca Ekstrem, Menteri PUPR Desak Pengembang Bangun Infrastruktur Tahan Bencana

Basuki Hadimuljono membeberkan dalam pembangunan infrastruktur jalan, Kementerian PUPR saat ini berkonsentrasi pada empat strategi.


WHO Ingatkan Jutaan Nyawa di Ukraina Terancam Selama Musim Dingin

4 hari lalu

WHO Ingatkan Jutaan Nyawa di Ukraina Terancam Selama Musim Dingin

WHO peringatkan keselamatan hidup warga Ukraina terancam pada musim dingin ini karena jaringan listrik negara itu


Gempa Cianjur, Sandiaga Uno: Saatnya Berbagi dan Beri Pertolongan ke Saudara Kita

5 hari lalu

Gempa Cianjur, Sandiaga Uno: Saatnya Berbagi dan Beri Pertolongan ke Saudara Kita

Menteri Sandiaga Salahuddin Uno mengucapkan belasungkawa atas gempa bumi magnitude 5,6 yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat siang tadi.