Palembang Akan Bebas Banjir 2022 dengan Program-program Ini

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rangkaian LRT Palembang melintas di atas Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 23 Juli 2018. Selain itu, pengerjaan proyek dua jembatan Musi, Musi IV dan Musi VI, dua jembatan layang Keramasan, serta simpang Bandara SMB II, dikebut. Jembatan Ampera, yang merupakan ikon kota empek-empek tersebut, juga dipercantik. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI

    Rangkaian LRT Palembang melintas di atas Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 23 Juli 2018. Selain itu, pengerjaan proyek dua jembatan Musi, Musi IV dan Musi VI, dua jembatan layang Keramasan, serta simpang Bandara SMB II, dikebut. Jembatan Ampera, yang merupakan ikon kota empek-empek tersebut, juga dipercantik. ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI

    TEMPO.COPALEMBANG – Kota Palembang ditargetkan bebas banjir pada tahun 2022 seiring adanya berbagai program strategis pemerintah kota.

    Baca juga: Menhub Budi Karya Sumadi: LRT Palembang Akan Tambah Gerbong

    Wali Kota Palembang Harnojoyo mengatakan salah satu program strategis pihaknya selama lima tahun ini adalah pembuatan pompanisasi Sungai Bendung, serta restorasi Sungai Sekanak yang merupakan anak Sungai Musi.

    “Kalau mau menuntaskan banjir, ya harus ada pompanisasi. Salah satu di Sungai Bendung, Sungai Lambidaro dan Sungai Buah,” ujarnya saat konsultasi publik rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Palembang tahun 2018-2023, Jumat 14 Desember 2018.

    Harno mengatakan pihaknya menargetkan pembangunan pompanisasi itu dapat dimulai tahun depan dan selesai 2020. Namun, target ini tidak akan tercapai kalau tidak ada selarasnya dukungan dari masyarakat Palembang.

    “Salah satunya mengubah perilaku untuk tidak membuang sampah sembarangan dan juga gotong royong harus digerakkan,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.