Daftar Orang Terkaya Forbes, Ada Konglomerat yang Hartanya Turun

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi celengan.

    Ilustrasi celengan.

    TEMPO.CO, Jakarta - Majalah Forbes mencatat aset bersih 50 orang terkaya Indonesia tahun ini. Dalam catatan itu, terdapat pengusaha Indonesia yang nilai kekayaannya mengalami lonjakan tertinggi. "Adalah raja tambang Low Tuck Kwong orang terkaya nomor 11 di Indonesia," menurut Forbes seperti dikutip dari siaran tertulis, Kamis, 13 Desember 2018.

    Baca juga: Forbes Rilis 30 Under 30 Asia, Siapa Saja dari Indonesia?

    Forbes mencatat aset bersih Low Tuck Kwong naik 63 persen menjadi US$ 2,5 miliar. Kenaikan itu karena adanya peningkatan pendapatan tambang batu bara Bayan Resources yang mendorong lonjakan harga saham Bayan sebesar 82 persen.

    Adapun Bachtiar Karim yang merupakan orang terkaya ke-21 di Indonesia, harta kekayaannya juga naik signifikan. Kekayaan Bachtiar Karim yang merupakan pemilik perusahaan Musim Mas naik sebesar 61 persen menjadi US$ 1,45 miliar. "Kenaikan itu berkat kenaikan pendapatan yang signifikan dari perusahaan minyak kelapa sawit Musim Mas," seperti dikutip dari rilis Forbes.

    Sementara itu, setengah dari daftar nama yang masuk dalam Forbes Indonesia Rich List hartanya turun. Penurunan kekayaan tersebut akibat lemahnya nilai tukar rupiah sebesar 5 persen terhadap dolar Amerika Serikat dan juga harga saham yang lesu.

    Salah satu yang hartanya turun adalah Soegiarto Adikoesoemo, orang terkaya Indonesia posisi 39. Kekayaan Soegiarto turun 42 persen menjadi US$ 780 juta akibat ajloknya harga saham perusahaannya, AKR Corporindo yang bergerak di bidang kimia, logistik dan minyak.

    Daftar 50 orang Indonesia terkaya versi Forbes disusun berdasarkan informasi kepemilikan saham dan informasi keuangan yang didapatkan dari keluarga dan individu, bursa efek, laporan tahunan dan analis. Nilai aset yang dicantumkan mencakup kekayaan individu dan keluarga, termasuk kekayaan bersama antara pendiri perusahaan dan kerabat keluarga terdekat.

    Nilai aset dari perusahaan publik dihitung berdasarkan harga saham dan kurs pada 30 November 2018. Nilai aset perusahaan swasta dinilai berdasarkan nilai perusahaan serupa yang tercatat di bursa.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?