Stok Ikan Negara Tetangga Anjlok, Susi Pudjiastuti: Ketahuan Lu!

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengunjungi Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Jembrana, Bali pada Rabu, 10 Oktober 2018. Dalam kegiatan tersebut Menteri Susi melakukan dialog dengan nelayan sekitar dan menyaksikan langsung proses bongkar muat hasil tangkapan nelayan. Foto/Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri KKP

TEMPO.CO, Yogyakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti merasa girang sejak operasi terhadap ilegal fishing digencarkan Indonesia pada era Joko Widodo. 

Baca juga: Susi Pudjiastuti: Ekonomi Disebut Melambat, Perikanan Sebaliknya

Susi menuturkan stok ikan Indonesia, yang dulu hanya mentok rata-rata 7,1 juta ton, sekarang sudah mencapai 12,5 juta ton per tahun sejak operasi keras atas pencurian ikan digencarkan pemerintah.

"Kalau kejahatan besar ditangani pelan-pelan, ya, enggak pernah mati. Makanya, untuk ilegal fishing, kita pakai aksi yang boom, selesai, tenggelamkan," ujarnya saat menghadiri event Security Summit di Yogyakarta, Kamis petang, 18 Oktober 2018.

Infografis: Data-Data Kapal Korban Susi Pudjiastuti, Ada Perahu dari Vietnam

Akibat aksi pemberantasan ilegal fishing itu, kata Susi, pada era Presiden Jokowi saat ini, produk domestik bruto atau gross domestic product (GDP) perikanan menempati peringkat pertama di kawasan Asia Tenggara.

"GDP perikanan Indonesia tertinggi di Asia Tenggara.,Iini satu hal yang tak pernah terjadi di periode-periode sebelumnya," ucapnya.

Susi pun membandingkan GDP perikanan Indonesia dengan sejumlah negara tetangga. Berdasarkan data 2017 lalu, misalnya, GDP Thailand yang awalnya 15 menjadi minus 3,5, juga GDP perikanan Vietnam yang mengalami penurunan secara drastis.

"Jadi ketahuan lu stok ikan lu selama ini dari mana," tutur Susi.

Saat ini, kata Susi, malah ekspor ikan Indonesia ke Thailand yang naik 1.000 persen. "Ya, seharusnya you beli saja ikan Indonesia," katanya.

Susi telah berkomunikasi pula dengan pejabat agrikultur Vietnam bahwa Indonesia kini sudah membuka peluang investasi bidang pengolahan perikanan. Investasi perikanan yang akan mendirikan pabrik dan aset teknologi asing di Indonesia itu pun dipersilakan jika hendak dikuasai 100 persen.

"Silakan asing kuasai investasi perikanan 100 persen, tetapi untuk penangkapan ikan harus masuk negative list investasi asing itu," ujarnya.

Sebab, Susi melanjutkan, Presiden Jokowi saat ini, melalui peraturan presiden, sudah menasionalisasi bahwa usaha penangkapan ikan di perairan Indonesia hanya bisa dilakukan nelayan dan kapal asal Indonesia.

Mengapa kapal yang menangkap ikan di perairan Indonesia juga harus asal Indonesia? Susi Pudjiastuti menjelaskan, dalam hukum internasional yang berlaku, kapal sama halnya dengan penduduk, yakni harus punya tanda kewarganegaraan.

"Dunia internasional harus mengakui aturan (penangkapan ikan) yang kita buat dan sudah mengakuinya," ucapnya.






Inilah 4 Makanan yang Dilarang Dikonsumsi Bersamaan dengan Susu

5 hari lalu

Inilah 4 Makanan yang Dilarang Dikonsumsi Bersamaan dengan Susu

Makanan-makanan berikut sebaiknya tak dikonsumsi bersamaan dengan susu.


Trenggono Paparkan 5 Program Ekonomi Biru ke Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan

7 hari lalu

Trenggono Paparkan 5 Program Ekonomi Biru ke Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono mengonsolidasikan 5 program ekonomi biru bersama para pimpinan perguruan tinggi perikanan dan kelautan seluruh Indonesia.


Ikan Wader Pari Jadi Buruan Wisata Kuliner, Begini Komunitas Jaga Populasinya

9 hari lalu

Ikan Wader Pari Jadi Buruan Wisata Kuliner, Begini Komunitas Jaga Populasinya

Ikan wader pari belakangan makin langka ditemui karena tingginya minat konsumsi masyarakat.


Gandeng KEHATI, KKP Kelola Mangrove dan Kawasan Konservasi

18 hari lalu

Gandeng KEHATI, KKP Kelola Mangrove dan Kawasan Konservasi

KEHATI mendukung pemanfaatannya untuk penguatan ekowisata dan pusat pembelajaran mangrove.


Kiat Mengolah Ikan Mentah Layak Santap, Ada Apa dengan Wasabi?

18 hari lalu

Kiat Mengolah Ikan Mentah Layak Santap, Ada Apa dengan Wasabi?

Perhatikan cara mengolah ikanmentah layak dikonsumsi. Mengapa wasabi selalu disandingkan dengan menu ikan mentah? Ini jawabnya


6 Jenis Ikan Aman Dimakan Mentah, Salah Satunya Pasti Salmon

18 hari lalu

6 Jenis Ikan Aman Dimakan Mentah, Salah Satunya Pasti Salmon

Harus waspada makan ikan mentah, tak semua ikan laut dapat dikonsumsi secara mentah. Tentu, Salmon salah satu jenis ikan yang bisa dilahap mentah.


Kaldu Setiap Hari, Apa yang Terjadi pada Tubuh?

20 hari lalu

Kaldu Setiap Hari, Apa yang Terjadi pada Tubuh?

Mengandung nutrisi penting, minum atau makan kaldu tulang dapat menyebabkan kerusakan jika dikonsumsi dalam jumlah besar.


Tiga Strategi Ekonomi Biru Disampaikan KKP di Forum G20

23 hari lalu

Tiga Strategi Ekonomi Biru Disampaikan KKP di Forum G20

Sampah plastik laut menimbulkan risiko yang cukup besar bagi lautan.


Terkini Bisnis: Susi Pudjiastuti Dukung Dana Pensiun DPR Dihapus, Dampak Sosial Harga BBM Tak Kunjung Naik

26 hari lalu

Terkini Bisnis: Susi Pudjiastuti Dukung Dana Pensiun DPR Dihapus, Dampak Sosial Harga BBM Tak Kunjung Naik

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Jumat siang dimulai dengan Susi Pudjiastuti mendukung Menteri Keuangan Sri Mulyani hapus dana pensiun DPR.


Susi Pudjiastuti Dukung Sri Mulyani Hapus Jatah Pensiun DPR

26 hari lalu

Susi Pudjiastuti Dukung Sri Mulyani Hapus Jatah Pensiun DPR

Susi Pudjiastuti menyatakan dukungannya pada Menteri Keuangan Sri Mulyani. Ia setuju agar dana pensiun untuk para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) segera dihapus.