Jumat, 16 November 2018

Prabowo - Sandiaga Bentuk Tim Turbulensi Ekonomi, Apa Tugasnya?

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, memberikan keterangan setelah melakukan pertemuan dengan Susilo Bambang Yudhono di Jakarta, Rabu, 12 September 2018. Prabowo juga diiringi sejumlah petinggi partainya, antara lain Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani dan Wakil Ketua Umum Sugiono. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, memberikan keterangan setelah melakukan pertemuan dengan Susilo Bambang Yudhono di Jakarta, Rabu, 12 September 2018. Prabowo juga diiringi sejumlah petinggi partainya, antara lain Sekretaris Jenderal Ahmad Muzani dan Wakil Ketua Umum Sugiono. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan calon Presiden Prabowo Subianto dan wakilnya Sandiaga Uno atau Prabowo -  Sandiaga akan membentuk tim khusus mengatasi turbulensi ekonomi yang terjadi saat ini. "Kami akan membentuk tim khusus untuk turbulensi ekonomi ini," kata Sandiaga di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis malam.

    Tim yang dibentuk pasangan Prabowo - Sandiaga ini bertugas untuk mengambil langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah ekonomi yang terjadi. Harapannya masyarakat bersatu, agar permasalahan bangsa ini bisa dikanalisasi dan tidak terperosok lagi masuk ke hal-hal yang lebih pesimistis sehingga tingkat kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi dan kepercayaan masyarakat terhadap lapangan pekerjaan ke depan semakin tidak tergerus.

    Sandiaga mengatakan saat ini Indonesia memang belum masuk ke krisis ekonomi, masih pada tahap turbulensi ekonomi. "Mari, Pak Prabowo mengajak kita untuk bersatu padu. Talenta-talenta terbaik bangsa kita berkumpul untuk memberikan solusi khususnya lapangan kerja ini," kata bekas Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

    Dia menambahkan bahwa isu ekonomi yang dihadapi di masyarakat khususnya di lapisan menengah, dan menengah ke bawah adalah isu yang berkenaan dengan kepercayaan mereka, optimisme yang hampir tidak ada. Jadi yang bisa dilihat bahwa sekarang level kepercayaan masyarkat, atas ketersediaan lapangan kerja itu sudah masuk ke level yang pesimis.

    Tim khusus pasangan Prabowo - Sandiaga saat ini lagi mencoba melihat data-data yang bisa dibuat referensi terutama data yang dirilis Bank Indonesia. Seperti indeks agar kepercayaan masyarakat terhadap lapangan kerja, apakah masih tersedia, dan sikap itu masuk ke level pesimis.

    "Ini saya laporkan ke Pak Prabowo dan Pak Prabowo mengatakan ini harus digali terus oleh tim ekonomi kita, Pak Kwik Kian Gie yang salah satunya kami minta untuk mendalami tentang lapangan pekerjaan yang menjadi kekhawatiran masyarakat itu," kata Sandiaga.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tangis Baiq Nuril, Korban Pelecehan Yang Dipidana

    Kasus UU ITE yang menimpa Baiq Nuril, seorang guru SMAN 7 Mataram, Nusa Tenggara Barat, mengundang tanda tanya sejumlah pihak.