Kerja Sama Sejak 1949, Boeing - PT DI Kembali Sepakat Bersinergi

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Boeing 737-500 TNI AU yang mengangkut api obor Asian Games 2018 dikawal lima pesawat tempur T-50i melintas di kawasan Lanud Adisutjipto, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa, 17 Juli. Susy Susanti dipercaya memulai kirab obor Asian Games 2018 dari India. ANTARA/Ismar Patrizki

    Pesawat Boeing 737-500 TNI AU yang mengangkut api obor Asian Games 2018 dikawal lima pesawat tempur T-50i melintas di kawasan Lanud Adisutjipto, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa, 17 Juli. Susy Susanti dipercaya memulai kirab obor Asian Games 2018 dari India. ANTARA/Ismar Patrizki

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Dirgantara Indonesia (PT DI) memperkuat kerja sama dengan perusahaan manufaktur pesawat global asal Amerika Serikat, Boeing, dalam rangka mendorong pertumbuhan industri dirgantara nasional.

    Baca juga: PT Dirgantara Indonesia Kirim 2 Unit NC212i ke Filipina

    "Boeing dan industri dirgantara Indonesia telah bekerja bersama selama hampir 70 tahun," kata Presiden Boeing Asia Tenggara Skip Boyce dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat, 31 Agustus 2018.

    PT DI dan Boeing juga telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman pada 29 Agustus 2018 di Washington DC, Amerika Serikat, untuk menjajaki peluang kerja sama dalam bidang teknologi manufaktur, pemeliharaan, dukungan, pelatihan, dan sertifikasi.

    "Kami melihat memorandum ini sebagai langkah penting untuk mendukung visi Indonesia bagi pembangunan ekonomi saat ini dan di masa depan serta pertumbuhan sektor kedirgantaraan," ujar Skip Boyce.

    Baca juga: Dirgantara Indonesia Pasok Komponen Pesawat Airbus Helicopters

    Direktur Utama PT DI Elfien Goentoro menyatakan pihaknya telah menunjukkan kemampuan di bidang desain dan pengembangan pesawat terbang, manufaktur struktur, serta produksi dan layanan untuk pesawat komersial serta militer.

    Selain itu, kata Elfien, PT DI telah menjadi pemasok untuk Boeing Commercial Airplanes, dan perjanjian ini akan memperluas kerja sama di bidang militer dengan peluang di bidang kemampuan gaya angkat vertikal.

    Hubungan Boeing dengan Indonesia dimulai pada 1949, ketika Garuda Indonesia mulai beroperasi menggunakan Douglas DC-3.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.