IHSG Bergerak di Zona Hijau di Awal Perdagangan Hari Ini

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Layar pergerakan Index Saham Gabungan di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis 16 Agustus 2018. Sebanyak 149 saham melemah sehingga menyeret IHSG ke zona merah melemah 28,52 poin atau 0,49 persen ke posisi 5.788. Tempo/Tony Hartawan

    Layar pergerakan Index Saham Gabungan di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis 16 Agustus 2018. Sebanyak 149 saham melemah sehingga menyeret IHSG ke zona merah melemah 28,52 poin atau 0,49 persen ke posisi 5.788. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta -Indeks harga saham gabungan atau IHSG bergerak di zona hijau pada awal perdagangan hari ini, Kamis, 30 Agustus 2018.

    BACA: Didukung Investor Asing, IHSG Dibuka Menguat

    IHSG dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,17% atau 10,12 poin ke level 6.075,27, dan terus menguat hingga 0,26% atau 15,89 poin ke level 6.081,03 pada pukul 9.11 WIB.

    Sebanyak 119 saham menguat, 16 saham melemah, dan 465 saham stagnan dari 600 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

    BACA: Tren Positif, IHSG Diprediksi Bakal Menguat Lagi Hari Ini

    Tujuh dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak di zona hijau dengan dorongan terbesar dari sektor tambang yang menguat 0,65%, disusul sektor industri dasar yang menguat 0,52%.

    Sementara itu, sektor infrastruktur dan konsumer yang masing-masing melemah 0,12% dan 0,02% menjadi penekan IHSG pada perdagangan hari ini.

    Adapun pada perdagangan kemarin, Rabu, 29 Agustus 2018, IHSG ditutup di zona hijau dengan penguatan 0,37% atau 22,50 poin ke level 6.065,65.

    Kiwoom Sekuritas Indonesia memperkirakan bahwa secara teknikal, indeks IHSG hari ini, Kamis, 30 Agustus 2018 masih berpeluang untuk melanjutkan penguatan dengan support dan resistance di level 6.023-6.085.

    Maximilianus Nico Demus, Direktur Riset dan Investasi Kiwoom Sekuritas Indonesia, mengatakan kesepakatan perjanjian dagangan antara AS dan Mexico tampaknya telah mendorong kenaikan bursa regional Asia. Namun, pasar tentunya dapat mencermati menjelang batas waktu tarif impor barang-barang dari China oleh AS pada 5 September 2018.

    Kembali ke dalam Negeri, volatilitas yang masih cukup tinggi pada rupiah masih menjadi perhatian utama, meskipun Bank Indonesia terus melakukan intervensi.

    "Fokus berikutnya akan beralih kepada penantian data PCE Deflator YoY di Amerika Serikat serta data Inflasi dalam negeri yang akan keluar pada awal bulan," katanya dalam riset harian, Kamis (30/8/2018)

    Sejalan dengan IHSG, pergerakan indeks Bisnis 27 terpantau menguat 0,30% atau 1,63 poin ke level 536,07 pada pukul 9.13 WIB, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,25% atau 2,46 poin di posisi 534,55.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.