Didukung Investor Asing, IHSG Dibuka Menguat

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso usai membuka perdagangan saham 2018 di BEI, Jakarta, 2 Januari 2018. Jusuf Kalla mengapresiasi indeks harga saham gabungan (IHSG), yang mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan tahun kemarin. Tempo/Tony Hartawan

    Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso usai membuka perdagangan saham 2018 di BEI, Jakarta, 2 Januari 2018. Jusuf Kalla mengapresiasi indeks harga saham gabungan (IHSG), yang mengalami kenaikan pada penutupan perdagangan tahun kemarin. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melanjutkan penguatan sebesar 16,92 poin, Selasa, 28 Agustus 2018. Penguatan IHSG didukung investor asing yang mulai melakukan aksi beli.

    Baca juga: Tren Positif, IHSG Diprediksi Bakal Menguat Lagi Hari Ini

    IHSG dibuka menguat 16,92 poin atau 0,28 persen menjadi 6.042,89. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 4,20 poin atau 0,44 persen menjadi 957,57.

    Vice President Research Department, Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya di Jakarta, mengatakan bahwa perkembangan pergerakan IHSG masih menunjukkan pola penguatan seiring dengan investor asing yang mulai masuk ke pasar saham domestik.

    "Aliran masuk dana asing menjadi salah satu pendorong kenaikan IHSG. Aktifnya investor asing itu ditopang keyakinan fundamental ekonomi nasional yang kondusif," katanya.

    Berdasarkan data BEI pagi ini, investor asing membukukan beli bersih atau "foreign net buy" sebesar Rp3,53 miliar pada Selasa.

    Ia mengatakan pemerintah cukup sigap dalam menghadapi gejolak perekonomian global. Salah satunya terus berupaya untuk memperbaiki "current account defisit" dengan membatasi impor.

    Sementara itu, Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah mengatakan kenaikan IHSG juga seiring dengan pergerakan bursa saham Amerika Serikat yang berimbas pada bursa di kawasan Asia.

    "Kenaikan saham-saham di Amerika Serikat memberikan sokongan bagi indeks di Asia untuk melanjutkan kenaikannya. Situasi itu terbuka bagi IHSG untuk kembali bergerak ke area positif," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.