Kamis, 15 November 2018

Go-Jek dan Grab Naikkan Tarif Ojek Online, Mana yang Lebih Murah?

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Supir Ojek Online Tuntut Kenaikan Tarif

    Supir Ojek Online Tuntut Kenaikan Tarif

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua perusahaan aplikasi transportasi online, Go-Jek dan Grab telah mengumumkan adanya penyesuaian tarif untuk layanan ojek online masing-masing perusahaan. Kepada Kementerian Perhubungan, Go-Jek menyampaikan tarif rata-rata jarak dekat untuk mitra driver di Jabodetabek Rp 2.200 - Rp 3.300 per kilometer.

    Baca: Ojek Online Tetap Demo Saat Pembukaan Asian Games 2018

    "Pihak Go-Jek sudah menyampaikan bahwa ada penyesuaian dari Rp 2.200 - Rp 3.300, tentu ini hal yang baik dan tentu kami apresiasi," kata Kepala Sub Direktorat Angkutan Orang Direktorat Angkutan dan Multi Moda Kementerian Perhubungan, Syafrin Liputo di Jakarta, Senin, 13 Agustus 2018.

    Ribuan massa gabungan driver ojek online melakukan aksi demo konvoi menuju Istana Merdeka, Jakarta, 27 Maret 2018. Dalam aksinya driver ojek online menuntut adanya kesamaan tarif antar operator. TEMPO/Subekti.

    Sementara, Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata berujar argo minimum setiap perjalanan layanan ojek online itu naik menjadi Rp 7.000 dari semula Rp 5.000.

    "Sehingga telah menaikkan tarif per kilometer dari Rp.1.600 menjadi Rp.2.300 untuk perjalanan jarak pendek," ujar Ridzki dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo. Melalui peningkatan teknologi berdasarkan masukan mitra pengemudi aktif, kata Ridzki, GrabBike telah meningkatkan rata-rata tarif per km secara berkala jauh di atas Rp 2 ribu.

    Dengan begitu, Ridzki mengklaim pendapatan para mitra pengemudi mengalami peningkatan sebesar 12 persen per bulan dalam tiga bulan terakhir melalui peningkatan layanan GrabBike, GrabExpress, dan GrabFood.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Horor Pembunuhan Satu Keluarga Di Bekasi

    Satu keluarga dibunuh di Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, pada Selasa, 12 November 2018.