Luhut Minta Industri Mobil Listrik di Bekasi-Karawang-Purwakarta

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan. TEMPO/Tony Hartawan

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar industri mobil listrik bisa dibangun di kawasan Jawa Barat, tepatnya di Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.

    Baca jugaAirlangga Target Penurunan PPnBM untuk Produksi Mobil Listrik

    Menurut Luhut, kawasan ekonomi terpadu Bekasi, Karawang, dan Purwakarta strategis lantaran dekat dengan Pelabuhan Patimban dan Bandara Kertajati.

    "Karena dengan dibangunnya Patimban, Kertajati ada, semua industri di sana akan keluar dari situ. Kita ingin nanti juga ada industri mobil listrik supaya negeri ini jangan didominasi oleh satu mobil saja. Indonesia itu 90 persen mobilnya mobil Jepang. Mobil listrik harus kita dorong ke sana," kata Luhut dalam acara Seminar and Exhibition Electric Car di Jakarta, Selasa, 31 Juli 2018.

    Baca jugaIndustri Komponen Minta Kepastian Pasokan Kebutuhan Mobil Listrik

    Luhut mengatakan nilai tambah harus sepenuhnya dirasakan oleh Indonesia. Sebagai kompensasi, pemerintah akan memberikan insentif fiskal dan non fiskal kepada investor. "Pokoknya nilai tambah harus Indonesia. Kalau bisa begitu, kami akan berikan insentif," katanya.

    Pemerintah terus mendorong percepatan pengembangan mobil listrik nasional sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mendukung pemanfaatan energi bersih sebagai implementasi hasil persetujuan Conference of Parties (COP) 21 di Paris pada tahun 2015 mengenai perubahan iklim.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.