Kemenhub Kaji Jalur Kereta Bandara Soetta sampai Bekasi

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kereta Bandara Soekarno-Hatta tiba pukul 12.49 di Stasiun Sudirman Baru (BNI City), Selasa, 26 Desember 2017. Kereta terdiri dari 6 gerbong, diklaim mampu mengangkut 272 penumpang. Tempo/M Rosseno Aji

    Kereta Bandara Soekarno-Hatta tiba pukul 12.49 di Stasiun Sudirman Baru (BNI City), Selasa, 26 Desember 2017. Kereta terdiri dari 6 gerbong, diklaim mampu mengangkut 272 penumpang. Tempo/M Rosseno Aji

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah mengkaji pengoperasian kereta Bandara Soekarno-Hatta hingga ke Bekasi.

    Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri mengatakan sudah ada permintaan dari masyarakat terkait dengan hal tersebut.

    "Memang ada permintaan, tapi itu perlu kita kaji, kita belum bahas, nanti dibahasnya," ucapnya saat ditemui dalam "Quick Wins Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub" di Bogor, Jawa Barat, Selasa, 27 Maret 2018.

    Baca juga: 2019, Kereta Bandara Soetta Akan Melewati Stasiun Manggarai

    Menurut dia, sangat mungkin apabila pengoperasian Kereta Bandara diperpanjang tidak hanya sampai di Stasiun Sudirman Baru atau Stasiun Manggarai. "Ya mungkin bisa saja, karena slotnya masih ada," ujarnya.

    Selain itu, Zulfikri menuturkan izin harus diperbaiki terlebih dahulu apabila dilanjutkan sampai Stasiun Bekasi karena awalnya hanya sampai Stasiun Manggarai. "Izin kita perbaiki, yang tadinya hanya sampai Manggarai jadi sampai Bekasi," katanya.

    Sebelumnya, ia mengatakan kereta bandara akan melintas di Stasiun Manggarai pada awal 2019 karena saat ini masih ada pekerjaan jalur rel dwiganda (double double track) Manggarai-Bekasi.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?