Menperin: Industri Farmasi Akan Jadi Penggerak Utama Perekonomian

Reporter

Editor

Suseno

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers terkait kinerja tiga tahun kementrian yang dipimpinnya di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta Timur, 23 Oktober 2017. Tempo/M JULNIS FIRMANSYAH

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memprediksikan industri farmasi akan berpengaruh dalam perekonomian Indonesia. Karena itu perlu ada ketersediaan bahan baku dan penguasaan teknologi agar dapat menghasilkan produk-produk dengan inovasi baru dan bernilai tambah tinggi.

“Industri dan bahan farmasi menjadi salah satu sektor andalan yang diprioritaskan karena berperan sebagai penggerak utama perekonomian nasional di masa datang,” kata Airlangga usai meresmikan Pabrik Bahan Baku Obat dan Produk Biologi PT Kalbio Global Medika di Cikarang, Bekasi pada Selasa, 27 Februari 2018.

Airlangga menjelaskan, pemerintah telah mencanangkan program percepatan pengembangan sektor industri farmasi melalui penerbitan Paket Ekonomi Kebijakan XI. Arahan kebijakan itu kemudian dituangkan dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan (Alkes).

“Tujuan dari Inpres tersebut adalah menciptakan kemandirian industri farmasi dan alkes nasional, sehingga masyarakat memperoleh obat dengan mudah, terjangkau, dan berkesinambungan,” kata Airlangga.

Menurut Airlangga, saat ini pemerintah telah memberikan kemudahan dalam peningkatan investasi industri farmasi di Indonesia. Kemudahan itu berupa pemberian insentif fiskal serta deregulasi.

Kebijakan ini, kata Airlangga, bertujuan untuk menggenjot kapasitas dan kapabilitas sektor farmasi agar mampu memproduksi bahan baku dan obat jadi. “Juga bertujuan menjamin kemandirian obat, menghemat devisa dari impor, dan lebih berdaya saing di pasar ekspor,” kata Airlangga.

Kementerian Perindustrian mencatat bahwa industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional tumbuh sebesar 6,85 persen dan memberikan kontribusi sebesar 0,48 persen pada 2017. Demikian juga dengan nilai investasi yang meningkat sebesar 35,65 persen.

Pada tahun yang sama, penambahan investasi di sektor farmasi telah mencapai Rp5,8 triliun. Bahkan industri farmasi Indonesia telah mampu menyediakan sekitar 70 persen dari kebutuhan obat dalam negeri. “Dengan adanya penambahan investasi, terjadi pula peningkatan jumlah tenaga kerja,” ujar Airlanga.

Direktur Jenderal Industri Kimia, Tektsil, dan Aneka (IKTA) Achmad Sigit Dwiwahjono mengungkapkan, industri farmasi serta produk obat kimia dan tradisional akan memberikan kontribusi pertumbuhan paling tinggi di sektor IKTA pada 2018, yakni mencapai 6,38 persen.

Menurut Achmad, Indonesia berpotensi unggul apabila mengembangkan sektor industri farmasi, herbal, dan kosmetika karena memiliki sumber daya alam yang mampu mendukung proses produksi. Terlebih Indonesia akan berkerja sama dengan Singapura dalam penetapan standar dan keamanan produk herbal agar bisa lebih bersaing di tingkat global.






Menko Airlangga Terima Paket Kebijakan dan Komunike C20

9 jam lalu

Menko Airlangga Terima Paket Kebijakan dan Komunike C20

Komunike C20 diharapkan dapat mendorong kerja sama untuk membangun masyarakat sipil yang lebih baik dan sejahtera.


Menko Airlangga Harap PLTA Kayan Cascade Percepat Transisi Energi Indonesia

9 jam lalu

Menko Airlangga Harap PLTA Kayan Cascade Percepat Transisi Energi Indonesia

PLTA Kayan Cascade diproyeksikan menjadi PLTA terbesar di Asia Tenggara.


Bantuan Kartu Prakerja Naik Jadi Rp 4,2 Juta Tapi Insentif Turun di 2023, Begini Penjelasannya

11 jam lalu

Bantuan Kartu Prakerja Naik Jadi Rp 4,2 Juta Tapi Insentif Turun di 2023, Begini Penjelasannya

Pemerintah memutuskan menaikkan bantuan yang diterima oleh peserta Kartu Prakerja menjadi Rp 4,2 juta mulai tahun 2023. Begini penjelasan detailnya.


Mengintip Harta Luhut, Airlangga Hartarto, Muhadjir Effendy, dan Mahfud MD: Siapa Menko Jokowi Paling Tajir?

2 hari lalu

Mengintip Harta Luhut, Airlangga Hartarto, Muhadjir Effendy, dan Mahfud MD: Siapa Menko Jokowi Paling Tajir?

Di antara 4 menko di kabinet Jokowi, siapakah yang paling kaya antara Luhut, Muhadjir Effendy, Airlangga Hartarto atau Mahfud MD? Berapa utangnya?


Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Tahun 2023 Sebesar Rp 460 Triliun, Bisa Terserap?

2 hari lalu

Pemerintah Targetkan Penyaluran KUR Tahun 2023 Sebesar Rp 460 Triliun, Bisa Terserap?

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut pemerintah menargetkan penyaluran KUR naik dari Rp 373 triliun menjadi Rp 460 triliun pada 2023.


Dugaan Retas HP Menko Airlangga, Jubir: Tidak Ada Kiriman File Spyware

6 hari lalu

Dugaan Retas HP Menko Airlangga, Jubir: Tidak Ada Kiriman File Spyware

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Alia Karenina buka suara soal dugaan peretasan terhadap ponsel milik Menteri Airlangga Hartarto.


10 Provinsi Dapat Rp 10 Miliar karena Dinilai Bisa Kendalikan Inflasi

6 hari lalu

10 Provinsi Dapat Rp 10 Miliar karena Dinilai Bisa Kendalikan Inflasi

Airlangga mengungkapkan ada sepuluh provinsi yang mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) karena mampu mengendalikan inflasi.


Partai Golkar Sambut Baik jika Ridwan Kamil ingin Bergabung

7 hari lalu

Partai Golkar Sambut Baik jika Ridwan Kamil ingin Bergabung

Politikus Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan partainya terbuka jika Ridwan Kamil ingin bergabung. Tapi semua tergantung Ridwan Kamil sendiri.


Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

10 hari lalu

Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

Puan Maharani akan melanjutkan safari politiknya. PDIP menyebut sudah berkomunikasi dengan Golkar. Tergantung kecocokan waktu.


Kejaksaan Agung Dalami Dugaan Korupsi Impor Garam di Kemenko Perekonomian

15 hari lalu

Kejaksaan Agung Dalami Dugaan Korupsi Impor Garam di Kemenko Perekonomian

Pada 2018, terdapat 21 perusahaan importir garam mendapatkan kuota persetujuan impor garam industri dengan nilai sebesar Rp2,05 triliun.