Registrasi Kartu Prabayar, Pengunjung Membludak di Gerai Grapari

Reporter:
Editor:

Dewi Rina Cahyani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menyediakan layanan untuk memastikan Nomor Induk Kependudukan, disingkat NIK, pengguna tidak digunakan oleh orang lain untuk registrasi kartu prabayar.

    Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menyediakan layanan untuk memastikan Nomor Induk Kependudukan, disingkat NIK, pengguna tidak digunakan oleh orang lain untuk registrasi kartu prabayar.

    TEMPO.CO, Jakarta -Empat hari jelang batas akhir registrasi kartu prabayar, sejumlah gerai operator seluler terus didatangi oleh masyarakat. Salah satunya di gerai Grapari Telkomsel, Rawa Belong, Jakarta Barat.

    Dari pantauan Tempo, gerai mulai ramai didatangi oleh sejumlah pelanggan Telkomsel dengan berbagai urusan. "Kebanyakan memang mengurus registrasi kartu," kata Sigid, salah seorang petugas, kepada Tempo, Sabtu, 24 Februari 2018.

    Sigid mengatakan, dalam dua bulan terakhir, jumlah pengunjung Grapari Telkomsel Rawa Belong yang mengurus registrasi semakin membludak. Kebanyakan mengurus langsung ke Grapari karena kartu mereka telah diblokir. "Diblokir maksudnya telah dipakai beberapa kali, sering gonta ganti kartu," ujarnya.

    Hingga 21 Februari 2018 kemarin, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat sebanyak 250,89 juta pelanggan layanan seluler telah melakukan registrasi kartu prabayar. Angka ini memang jauh meloncak dari data per 22 Januari 2018 yang baru mencapai 159 juta pelanggan.

    Kominfo juga mengingatkan masyarakat untuk mengejar registrasi kartu jelang batas akhir pada 28 Februari 2018 nanti. Jika tidak melewati batas waktu, maka nomor akan diblokir secara bertahap.

    "Kami berharap pelanggan provider seluler bisa mendaftar sebelum waktu penutupan," kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo, Ahmad Ramli, akhir November 2017 lalu.

    Akibat melonjaknya jumlah pendaftar rgistrasi, Sigid mengatakan beberapa server layanan di Grapari pun mengalami down dan tidak bisa digunakan. Kondisi ini terjadi di hampir seluruh gerai GraPari. "Sejak kemarin, karena overload," ujarnya. Pihak Grapari pun menyarankan pelanggan untuk melakukan registrasi manual melalui SMS atau mendatangi sejumlah mesin registrasi yang tersedia di beberapa Mall.

    Salah seorang pengunjung Grapari Andi, mengaku tidak bisa mengurus pergantian kartu milik istrinya karena sistem Grapari Rawa Belong tengah down. Ia mengaku kartu sang istri rusak dan harus diganti. "Kalau registrasi sih sudah, nggak susah kok," ujarnya.

    FAJAR PEBRIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.