Tren Bergerak Konsolidatif, IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    Tampilan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (24/10/2017).Foto Agung Rahmadiansyah/Tempo

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah kemarin sempat menguat, perdagangan bursa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan menguat meski terbatas pada perdagangan hari ini, Kamis, 8 Februari 2018. Vice President Research Department Indosurya Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan IHSG diprediksi masih akan bergerak secara konsolidatif dengan peluang menguat yang cukup besar.

    "Support level terlihat sedang diuji, namun support masih terlihat mampu dipertahankan dengan baik," kata William seperti dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis, 8 Februari 2018.

    Simak: Bursa Efek Indonesia Siapkan Karpet Merah Emiten Startup

    Meskipun demikian, William juga mengungkapkan bahwa peluang terjadinya koreksi wajar masih terbuka. Karena itu, peluang ini harusnya bisa dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian. William memperkirakan IHSG akan bergerak pada rentang 6511 - 6671.

    Analis Binaartha Parama Sekuritas, Reza Priyambada mengatakan perdagangan IHSG masih akan menguat meski perlu diuji ketahanannya. Laju positif pada perdagangan kemarin, kata Reza, merupakan indikasi adanya kenaikan volume beli meski masih terbatas.

    "Di sisi lain, kenaikan ini masih di persimpangan karena harus diuji ketahanannya untuk membuat kenaikan lanjutan," ujar Reza dalam keterangan tertulis yang berbeda.

    Pada perdagangan kemarin, tercatat IHSG mengalami kenaikan sebesar 56,33 poin atau 0,87 persen. Level tersebut berada di atas pelemahan sebelumnya yang turun 111,13 poin atau 1,69 persen.

    Reza memprediksi, pergerakan IHSG hari ini akan berada di atas target resisten 6512-6530. Diperkirakan IHSG akan berada di kisaran level support 6498-6524 dan level resisten 6548-6550.

    Reza juga mencatat, ecara sentimen, tidak ada sentimen yang signifikan membuat IHSG melemah pada perdagangan sebelumnya. Kondisi tersebut lebih dikarenakan efek psikologis di pasar.

    Karena itu, Reza berharap, aksi beli dapat meningkat untuk membawa IHSG tetap di zona hijau. "Tetap waspadai masih adanya aksi-aksi profit taking yang dapat membuat IHSG kembali melemah," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.