Tak Cuma di Jakarta, Tarif Jalan Tol di Bali Juga Bakal Naik

Reporter:
Editor:

Anisa Luciana

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan melaju di atas Tol Bali Mandara, Denpasar, Bali, Minggu (1/12). ANTARA/Andika Wahyu

    Kendaraan melaju di atas Tol Bali Mandara, Denpasar, Bali, Minggu (1/12). ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO.CO, Jakarta - Tarif jalan Tol Bali Mandara menaikkan tarif masuk untuk beberapa golongan kendaraan mulai dari Rp 500-Rp 2.000. Dari semua golongan kendaraan, hanya sepeda motor saja yang tarif tolnya tidak dinaikkan.

    Adapun formula penghitungan tarif baru berdasarkan tarif lama ditambah dengan inflasi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa selama dua tahun terakhir Bali mengalami inflasi hanya 5,89 persen, sehingga untuk kendaraan pribadi beroda empat yang tarifnya semula Rp 11.000 naik menjadi Rp 11.500.

    Sementara itu, sepeda motor yang tarif semula Rp 4.500 hanya mengalami sedikit perubahan jika dihitung berdasar rumus tersebut, sehingga disepakati tidak mengalami kenaikan.

    Direktur Utama PT Jasa Marga Bali Tol (JBT), Akhmad Tito Karim, menyatakan pemberlakuan tarif baru ini sudah berdasarkan UU No. 38/2004 tentang Jalan dan PP No. 15/2005 tentang Jalan Tol.

    Baca: Tarif Jalan Tol di 9 Ruas Naik Jumat Besok

    Adanya kenaikan tarif ini diharapkan mampu mempertahankan tingkat pelayanan kepada pengguna jalan tol, di samping untuk memberikan kepastian pengembalian investasi infrastruktur jalan tol.

    Adapun tarif baru Tol Bali sebagai berikut:

    Golongan I menjadi Rp 11.500,

    Golongan II menjadi Rp 17.500,

    Golongan III menjadi Rp 23.500,

    Golongan IV menjadi Rp 29.000, dan

    Golongan V menjadi Rp 35.000.

    “Jadi, sesuai undang-undang, pengguna jalan tol dikenakan kewajiban membayar tol. Dan pendapatan tol itu yang akan digunakan untuk mempertahankan pelayanan, pengembalian investasi, pemeliharaaan dan pengembangan jalan tol,” tuturnya, Selasa, 5 Desember 2017.

    Penyesuaian tarif jalan Tol Bali Mandara seharusnya jatuh pada 1 November lalu. Namun dimundurkan dan baru diberlakukan mulai 8 Desember mendatang, tepatnya mulai pukul 00:00 WITA.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.