Garuda Indonesia Catat 7 Destinasi Favorit Selama Libur Panjang

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Boeing 747-400 milik  PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. yang berhenti beroperasi, di Cengkareng, Banten, 9 Oktober 2017. Pesawat ini telah dioperasikan sejak 23 tahun lalu. Tempo/Vindry Florentin

    Pesawat Boeing 747-400 milik PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. yang berhenti beroperasi, di Cengkareng, Banten, 9 Oktober 2017. Pesawat ini telah dioperasikan sejak 23 tahun lalu. Tempo/Vindry Florentin

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia Tbk mencatat sejumlah destinasi favorit pelancong pada libur panjang akhir pekan ini. Juru bicara Garuda Indonesia, Ikhsan Rosan, mengatakan ada sekitar tujuh destinasi yang menjadi pilihan pelancong dari 40 tujuan penerbangan domestik Garuda.

    “Rute favorit di libur kali ini adalah Surabaya, Medan, Makassar, Padang, Yogyakarta, Semarang, dan Palembang,” kata Ikhsan kepada Tempo di Jakarta, 1 Desember 2017.

    Baca: Libur Panjang, Contra Flow Diberlakukan di Tol Jakarta-Cikampek

    Adapun untuk destinasi internasional, tiga dari 36 rute penerbangan menjadi favorit pelancong, yakni Singapura, Hong Kong, dan Australia.

    Libur panjang akhir pekan selama tiga hari banyak dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian ke sejumlah tempat. Tidak hanya jalur darat yang mengalami kepadatan lalu lintas, maskapai penerbangan pun mengalami peningkatan jumlah penumpang berkat libur panjang kali ini.

    Garuda Indonesia, kata dia, mencatat peningkatan penumpang sekitar 5-10 persen. Pada kondisi normal, rata-rata tingkat keterisian kursi atau seat load factor (SLF) kursi hanya 70-75 persen. Namun pada libur kali ini meningkat menjadi 80 persen. Angka tersebut diprediksi akan bertambah hingga esok, Sabtu, 2 Desember 2017.

    Meski ada peningkatan jumlah penumpang, Ikhan mengatakan pihaknya belum akan meminta tambahan penerbangan ke Kementerian Perhubungan. Permintaan baru akan dilakukan jika SLF sudah mencapai 100 persen. “Belum ada opsi itu juga. Lagipula rata-rata 10 penerbangan di rute-rute favorit ini masih mencukupi,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.