Senin, 24 September 2018

Menpan-RB Jelaskan Kebutuhan dan Persiapan CPNS 2018

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebelum dimulainya tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) di Badan Kepegawaian Negara, Jakarta, 21 Oktober 2017. TEMPO/Fajar Januarta

    Ekspresi peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebelum dimulainya tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) di Badan Kepegawaian Negara, Jakarta, 21 Oktober 2017. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abrur mengatakan bahwa kementeriannya tengah mengevaluasi kebutuhan CPNS 2018 mendatang.

    "Karena di 2018 ini kurang lebih ada 220 ribu PNS yang pensiun, untuk mengisi ini, kita mencoba membuat secara detail unit-unit mana saja yang membutuhkan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil)," ujar Asman di The Westin Hotel Jakarta, Senin, November 2017.

    Simak juga: Tes CPNS Zaman Now, Menpan-RB: Anak Menteri pun Tak Bisa Dibantu

    Asman mengatakan, dirinya belum bisa menyampaikan secara detail tentang instansi-instansi pemerintah mana yang tengah membutuhkan CPNS di 2018 mendatang.

    Namun Asman berujar, jabatan CPNS yang rencananya akan ditawarkan pada tahun depan harus betul-betul diisi oleh tenaga kerja yang menguasai bidang-bidang khusus, untuk mendorong percepatan pembangunan di masing-masing instansi terkait. "Jadi bukan tenaga administratif," ujarnya.

    Asman mencontohkan, tenaga-tenaga khusus yang dibutuhkan tersebut mencakup bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan bidang-bidang lain. "Seperi LIPI yang membutuhkan peneliti, BNN yang membutuhkan pelatih untuk anjing pelacak, dan lain sebagainya," ujarnya.

    Baca juga: Pemerintah Buka Kembali Seleksi CPNS Awal 2018

    Sebelumnya diberitakan, pemerintah akan kembali membuka seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada 2018 mendatang. Asman mengatakan, bulan depan, kementeriannya akan mengajukan terkait dengan rencana tersebut kepada presiden. “Jika semuanya lancar, awal 2018, kami buka rekrutmen,” kata Asman di kantornya, pekan lalu.

    Terkait jumlah CPNS yang akan diterima, Asman mengatakan bahwa kementeriannya tidak akan menerima CPNS sejumlah dengan PNS yang pensiun di 2018. "Kita hanya menerima 50 persen dari jumlah yang pensiun, atau lebih sedikit,” ucap Asman.

    ERLANGGA DEWANTO

    Infografis: Rizieq Syihab, Mama Dedeh, Aa Gym Populer di Mata PNS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kampanye Imunisasi MR Fase 2 Luar Jawa Masih di Bawah Target

    Pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2 menargetkan hampir 32 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Hingga 10 Sep