Bos Bukalapak Minta Pemerintah Sabar Dulu Tarik Pajak E-Commerce

Beri Nilai Lebih, Bukalapak Hadirkan BukaEmas

TEMPO.CO, Jakarta -CEO Bukalapak Ahmad Zaky meminta pemerintah bersabar dulu dalam menerapkan peraturan soal pajak e-commerce. "Harusnya pemerintah berpikir panjang lima sampai sepuluh tahun ke depan. Jadi dukung kami sebagai pemain lokal untuk menjadi pemenang dulu," ujarnya saat di temui di The Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu, 15 Oktober 2017.

Menurut dia, apabila platform-platform dagang online telah berkembang, baru pemerintah bisa menerapkan aturan itu. Alasannya, platform akan lebih mudah diatur ketimbang grup-grup sosial media. Dia khawatir terbitnya aturan itu akan memicu para pedagang untuk beralih berdagang secara underground lewat sosial media.

Selain itu, Zaky berpendapat perihal aturan pajak itu bakal sulit diterapkan di lapangan. Sebab, mayoritas pedagang online di platformnya tidak memiliki PKP (Pengusaha Kena Pajak). "Sangat tidak mungkin terapkan itu. saya yakin 99,9 persen mereka enggak ber-PKP," ujarnya. "Itu juga agak tidak fair karena kalau kita dikenakan pajak, bagaimana dengan pedagang di Facebook dan Whatsapp? Sosial media sulit dijangkau."

Dia yakin ke depannya negara bisa memperoleh penerimaan dari sektor digital itu. Namun, untuk sekarang, dia menegaskan agar pemerintah mendukung bisnis digital berkembang terlebih dahulu.

Pemerintah tengah gencar menarik pajak dari subyek pajak yang mengambil keuntungan dari Internet. Pemerintah menilai setiap keuntungan pasti dikenakan pajak penghasilan. Direktorat Jenderal Pajak memperkirakan potensi penerimaan pajak dari kegiatan tersebut bisa mencapai US$ 1,2 miliar atau setara dengan Rp 15,6 triliun.

Direktorat Jenderal Pajak sebelumnya mengeluarkan Surat Edaran Nomor SE-62/PJ/2013 tentang Penegasan Ketentuan Perpajakan atas E-Commerce. Ada empat model bisnis internet yang akan dikenai pajak berdasarkan surat itu yaitu marketplace, classified ads, daily deal dan peretail online.

Marketplace adalah situs yang menyediakan jasa bagi pedagang menjual barang dan jasa dagangan lewat Internet. Classified ads merupakan situs untuk memajang konten (teks, grafik, dan video) iklan. Sedangkan daily deals adalah situs kegiatan usaha atau jual-beli dengan voucher sebagai sarana pembayaran.

Peritel online yang dimaksud adalah pedagang yang memanfaatkan internet untuk menjual barangnya. Selain mereka, buzzer dan selebritas Instagram (selebgram) juga akan dikenakan aturan pajak e-commerce. Namun tarifnya dinyatakan akan berbeda dengan tarif pajak penghasilan yang selama ini diterapkan.






Salurkan Pinjaman Rp 300 Miliar, Fintech Lending Kredito Rangkul Lazada

2 jam lalu

Salurkan Pinjaman Rp 300 Miliar, Fintech Lending Kredito Rangkul Lazada

Kredito menjalin kolaborasi pertamanya dengan e-commerce Lazada dan membidik penyaluran pinjaman lebih dari Rp300 miliar.


Riset Kadence: Tokopedia Platform E-Commerce Paling Aman dan Terpercaya

15 jam lalu

Riset Kadence: Tokopedia Platform E-Commerce Paling Aman dan Terpercaya

Mayoritas responden dari survei Kadence International menyebut Tokopedia sebagai platform e-commerce yang paling aman dan dapat dipercaya.


Kiat Memanfaatkan Keranjingan Orang Belanja Online

3 hari lalu

Kiat Memanfaatkan Keranjingan Orang Belanja Online

Kini masyarakat senang belanja online untuk barang kebutuhan di toko daring maupun marketplace. Berikut tips agar bisnis online lancar.


Kemenko Perekonomian Beberkan 5 Sektor Usaha yang Bikin Ekonomi Digital RI Moncer

9 hari lalu

Kemenko Perekonomian Beberkan 5 Sektor Usaha yang Bikin Ekonomi Digital RI Moncer

Potensi ekonomi digital lainnya, kata Rudy, berasal dari startup yang jumlahnya mencapai 2.400.


Ekonom Prediksi Pengguna Paylater Akan Meningkat Pesat pada 2024, Apa Sebabnya?

9 hari lalu

Ekonom Prediksi Pengguna Paylater Akan Meningkat Pesat pada 2024, Apa Sebabnya?

Hasil studi Kredivo 2022 menunjukkan peningkatan penggunaan paylater yang sebelumnya pada 2021 sebesar 12 persen meningkat 17 persen pada 2022.


Mendag Prediksi Ekonomi Digital RI Tembus USD 77 Miliar pada 2022

9 hari lalu

Mendag Prediksi Ekonomi Digital RI Tembus USD 77 Miliar pada 2022

Mendag memperkirakan ekonomi digital Indonesia mencapai US$ 77 miliar pada 2022.


Nilai Transaksi E-wallet Bulanan Tembus Rp 35,1 Triliun, Tumbuh 58,6 Persen

10 hari lalu

Nilai Transaksi E-wallet Bulanan Tembus Rp 35,1 Triliun, Tumbuh 58,6 Persen

Riset yang menunjukkan transaksi uang elektronik atau e-wallet tumbuh pesat hingga 58,6 persen.


Bos Bukalapak Blak-blakan Soal Harapannya ke Song Joong Ki sebagai Brand Ambassador

11 hari lalu

Bos Bukalapak Blak-blakan Soal Harapannya ke Song Joong Ki sebagai Brand Ambassador

Presiden Bukalapak Teddy Oetomo blak-blakan menyebut harapannya pada aktor Korea Selatan Song Joong Ki yang jadi brand ambassador e-commerce itu.


Song Joong Ki Jadi Brand Ambassador, Bukalapak Segera Ekspansi ke Korea Selatan?

11 hari lalu

Song Joong Ki Jadi Brand Ambassador, Bukalapak Segera Ekspansi ke Korea Selatan?

Bukalapak tidak menutup kemungkinan akan melakukan ekspansi ke Korea Selatan setelah menggandeng aktor Song Joong Ki sebagai Brand Ambassador.


Bukalapak Gelar Itemku Gamecon, Konvensi Game dan NFT Pertama dan Terbesar di Indonesia

13 hari lalu

Bukalapak Gelar Itemku Gamecon, Konvensi Game dan NFT Pertama dan Terbesar di Indonesia

Bukalapak menggelar acara Itemku Gamecon pada 25-26 November 2022 di Senayan Park, Jakarta. Akan ada apa saja di acara tersebut?