Top Up E-Money Dihentikan BI, Bukalapak: Pengguna Bisa Transaksi

Reporter

Editor

Yudono Yanuar

Ayo Ikuti Bukalapak Development Competition 2017

TEMPO.CO, Jakarta - Bukalapak menutup layanan isi ulang uang elektronik atau top up  e-money miliknya yang bernama BukaDompet selama proses memperoleh lisensi dari Bank Indonesia (BI). Sebelumnya, BI menutup fasilitas top up e-money itu karena Bukalapak belum mengantongi izin sebagai lembaga penyelanggara e-money.

Evi Andarini, PR Manager Bukalapak, mengatakan Bukalapak akan terus berupaya untuk mematuhi peraturan yang diterapkan pemerintah.

"Bukalapak telah melakukan pemberitahuan resmi kepada seluruh pengguna BukaLapak terkait dengan penyesuaian penggunaan e-money BukaDompet untuk sementara waktu," katanya melalui pernyataan resmi, Senin, 2 Oktober 2017.

Dia menambahkan pengguna Bukalapak dapat tetap bertransaksi maupun melakukan pencairan dana dengan menggunakan BukaDompet seperti biasa, namun untuk sementara waktu tidak dapat melakukan isi saldo di BukaDompet.

Baca: BI Nonaktifkan Layanan Top Up E-Money Bukalapak, Ada Apa?

"Beberapa penyesuaian terkait penggunaan e-money BukaDompet sesuai dengan peraturan Bank Indonesia," katanya. Adapun peraturan Bank Indonesia untuk para pemilik dana saldo di BukaDompet, yakni pengguna (user) terdaftar diperbolehkan untuk memiliki saldo tersimpan atau mengendap di BukaDompet maksimal Rp 1 juta dan melakukan mutasi atau transaksi di e-cash BukaDompet maksimal Rp 20 juta dalam satu bulan.

Pengguna dapat menggunakan BukaDompet yang berfungsi untuk menampung dana hasil penjualan dan refund.

Pengguna dapat menambah saldo e-cash BukaDompet sampai dengan maksimal Rp 10 juta dengan melakukan proses know your customer (KYC).

Adapun untuk melakukan proses KYC secara online, pengguna dapat mengunggah foto diri dan KTP ke sistem Bukalapak.

BISNIS






Prediksi Inflasi Pekan Keempat November 0,18 Persen, Bank Indonesia: Dipicu Harga Telur

2 jam lalu

Prediksi Inflasi Pekan Keempat November 0,18 Persen, Bank Indonesia: Dipicu Harga Telur

Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi hingga pekan keempat November 2022 sebesar 0,18 persen secara bulanan (month-to-month/mtm).


Bank Indonesia: Selama Sepekan Modal Asing Masuk Rp 11,7 T, Mayoritas ke SBN

1 hari lalu

Bank Indonesia: Selama Sepekan Modal Asing Masuk Rp 11,7 T, Mayoritas ke SBN

Bank Indonesia (BI) mencatat terdapat aliran modal asing masuk bersih senilai Rp11,71 triliun.


Indonesia Kalah Sengketa Soal Ekspor Nikel, Apa Manfaat Nikel untuk Peralatan Militer?

3 hari lalu

Indonesia Kalah Sengketa Soal Ekspor Nikel, Apa Manfaat Nikel untuk Peralatan Militer?

Di banyak industri, bahan tambang nikel yang ditemukan pada 1751 ini sudah banyak digunakan, untuk apa saja? Salah satunya untuk peralatan militer.


11 Tahun OJK Gantikan Bapepam-LK, Konglomerasi Sistem Keuangan Jadi Alasan

3 hari lalu

11 Tahun OJK Gantikan Bapepam-LK, Konglomerasi Sistem Keuangan Jadi Alasan

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK telah 11 tahun. Dibentuk menggantikan Bapepam-LK, saat terjadinya konglomerasi sistem keuangan pada 2009.


Bank Indonesia Catat Transaksi Bulanan Kartu Kredit Kisaran Rp 26 T hingga Rp 28 T Sejak 2018

4 hari lalu

Bank Indonesia Catat Transaksi Bulanan Kartu Kredit Kisaran Rp 26 T hingga Rp 28 T Sejak 2018

Bank Indonesia mencatat nilai transaksi kartu kredit sepanajang Januari-September 2022 tembus 250,47 juta dengan nilai transaksi sebesar Rp231,8 T.


Curhat Gubernur BI Mati-matian Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Turun jadi USD 130,1 M

5 hari lalu

Curhat Gubernur BI Mati-matian Stabilkan Rupiah, Cadangan Devisa Turun jadi USD 130,1 M

Gubernur BI Perry Warjiyo blak-blakan menjelaskan bahwa pihaknya selama ini berupaya semaksimal mungkin agar bisa menstabilkan kurs rupiah.


Perry Warjiyo: Perpindahan Bank Indonesia ke IKN Masuk dalam Kebijakan 2023

5 hari lalu

Perry Warjiyo: Perpindahan Bank Indonesia ke IKN Masuk dalam Kebijakan 2023

BI mulai menyiapkan perpindahan bank sentral ke Ibu Kota Negara (IKN) baru pada 2023.


Ekonom Prediksi Rupiah Menguat di Akhir Tahun: Marak IPO dan Rights Issue

6 hari lalu

Ekonom Prediksi Rupiah Menguat di Akhir Tahun: Marak IPO dan Rights Issue

Potensi penguatan nilai tukar rupiah antara lain berasal dari faktor berkurangnya tekanan inflasi dan meningkatnya aktivitas di pasar modal.


4 Penyebab Kurs Rupiah Masih Melemah di Rentang 15.600-an per Dolar AS

7 hari lalu

4 Penyebab Kurs Rupiah Masih Melemah di Rentang 15.600-an per Dolar AS

Kurs rupiah terhadap dolar AS masih melemah kendati BI sudah mengerek suku bunga acuan atau BI 7 days repo rate (BI7DRR) menjadi 5,25 persen.


Prediksi Inflasi Pekan Ketiga November 0,13 Persen, BI Sebut Harga Telur dan Rokok Jadi Pemicu

7 hari lalu

Prediksi Inflasi Pekan Ketiga November 0,13 Persen, BI Sebut Harga Telur dan Rokok Jadi Pemicu

Bank Indonesia (BI) berdasarkan Survei Pemantauan Harga memperkirakan inflasi hingga minggu ketiga November 2022 mencapai 0,13 persen