Senin, 19 Februari 2018

Perlu Pendanaan, Kimia Farma Terbitkan Surat Utang Rp 1 Triliun

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 14 September 2017 05:20 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perlu Pendanaan, Kimia Farma Terbitkan Surat Utang Rp 1 Triliun

    Apotek Kimia Farma. kimiafarmaapotek.co.id

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kimia Farma Tbk akan menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) berkelanjutan dengan nilai total Rp1 triliun untuk mendukung kegiatan ekspansi usaha.

    "MTN sebesar Rp1 triliun itu telah disetujui oleh Menteri BUMN. Aksi korporasi itu untuk mendukung kegiatan usaha," kata Direktur Utama Kimia Farma Tbk Honesti Basyir di Jakarta, Rabu 13 September 2017.

    Simak: Kimia Farma Berekspansi ke Arab Saudi

    Ia mengemukakan bahwa pada tahap pertama, perseroan akan menerbitkan MTN sebesar Rp400 miliar dengan jangka waktu tiga tahun dan memiliki kupon 8,10 persen.

    "Kupon sebesar itu sesuai dengan peringkat AA- (double A minus) yang diperoleh Kimia Farma dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)," paparnya.

    Ia menambahkan bahwa MTN sebesar Rp400 miliar itu diterbitkan pada triwulan ketiga tahun ini yang antara lain digunakan untuk modal kerja (capital expenditure/capex) dan pengeluaran operasional (operating expenditure/opex). serta refinancing beberapa utang yang tikat bunga relatif tinggi.

    Sementara itu, lanjut Honesti Basyir, untuk MTN tahap kedua akan diterbitkan pada triwulan I 2018 dengan senilai Rp600 miliar untuk membiayai ekspansi melalui investasi beberapa proyek lain dari Kimia Farma Group.

    Ia mengatakan bahwa penerbitan MTN itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan dana perusahaan yang saat ini sebagian berasal dari kredit perbankan dan merupakan alternatif pendanaan dengan cost of fund yang lebih efisien.

    Dalam aksi korporasi ini, Kimia Farma menunjuk PT Mandiri Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas sebagai arranger dan PT Bank BNI sebagai agen pemantau.

    Sementara itu tercatat, pada semester pertama 2017 ini perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp2,63 triliun, naik 5,85 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp2,49 persen. Sejalan dengan kenaikkan itu, laba bersih Kimia Farma juga mengalami peningkatan sebesar 2,75 persen menjadi Rp98,17 miliar dari periode sama tahun sebelumnya Rp95,54 miliar.

    ANTARA


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    JR Saragih dan 4 Calon Kepala Daerah Terganjal Ijazah dan Korupsi

    JR Saragih dicoret dari daftar peserta pemilihan gubernur Sumut oleh KPU karena masalah ijazah, tiga calon lain tersandung dugaan korupsi.