Bertemu Jokowi, Dubes AS Bahas Soal Freeport

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Jenis Pilatus Porter milik Maskapai Susi Air melakukan tes mendarat (landing test) di Lapangan Terbang Perintis Arwanop, Distrik Tembagapura, Timika, Papua, 29 Juni 2017. Lapangan Terbang Perintis Arwanop ini dibangun oleh PT Freeport Indonesia. ANTARA FOTO

    Pesawat Jenis Pilatus Porter milik Maskapai Susi Air melakukan tes mendarat (landing test) di Lapangan Terbang Perintis Arwanop, Distrik Tembagapura, Timika, Papua, 29 Juni 2017. Lapangan Terbang Perintis Arwanop ini dibangun oleh PT Freeport Indonesia. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R. Donovan menyinggung masalah kontrak Freeport di Indonesia. Dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Donovan membicarakan masalah kontrak Freeport yang belum rampung di Istana Kepresidenan, Selasa, 15 Agustus 2017.

    "Dubes Amerika Serikat mengangkat hal itu. Ia menegaskan bahwa hal itu adalah suatu masalah (issue)," ujar Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong saat dicegat di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 15 Agustus 2017.

    Sebagaimana diketahui, negosiasi kontrak Freeport dan Indonesia masih berjalan hingga saat ini. Ada empat isu yang dinegosiasikan yaitu kelanjutan operasi, pembangunan smelter, kebijakan fiskal serta divestasi saham.


    Lembong melanjutkan bahwa isu Freeport hanya dibahas singkat dalam pertemuan tadi. Ia enggan mengungkapkan detilnya, namun menjelaskan bahwa pembahasan berjalan singkat karena negosiasi Freeport sudah ditangani Menteri ESDM.

    Meski begitu, Lembong menganggap pembahasan tadi bernada positif. Donovan juga mengapresiasi proses negosiasi yang berjalan sejauh ini.

    "Isu itu diangkat karena ini besar bagi perekonomian RI dan hubungan bilateral dengan Amerika Serikat. Dia (Donovan) bilang, kalau Indonesia sejatera, adil, dan aman, itu akan positif bagi AS juga," ujarnya mengakhiri.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.