Layani Penerbangan Haji, Garuda Siapkan 14 Pesawat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jamaah calon haji menaiki tangga pesawat Garuda Indonesia saat pemberangkatan kloter pertama Embarkasi Jakarta Pondok Gede, Halim Perdanakusuma, Jakarta, 9 Agustus 2016. ANTARA FOTO

    Jamaah calon haji menaiki tangga pesawat Garuda Indonesia saat pemberangkatan kloter pertama Embarkasi Jakarta Pondok Gede, Halim Perdanakusuma, Jakarta, 9 Agustus 2016. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah menyiapkan 14 pesawat berbadan lebar, yakni 3 Boeing 747-400, 5 Boeing 777-300 ER, dan 6 Airbus 330-300, untuk mengangkut jemaah haji Indonesia pada musim haji 2017/1348 Hijriah.

    "Sebelas di antaranya adalah pesawat sendiri dan tiga lainnya pesawat sewaan," kata pelaksana harian Vice President Corporate Secretary PT Garuda Indonesia Tbk, Hengki Heriandono, dalam keterangan pers, Minggu, 30 Juli 2017.

    Jumlah pesawat yang dioperasikan pada musim haji 2017 disesuaikan dengan peningkatan trafik angkutan jemaah pada tahun ini. Selain itu, tahun ini, Garuda Indonesia meningkatkan jumlah awak kabin haji menjadi 558 orang (sebelumnya 442 awak kabin), yang 57 persen di antaranya merupakan putra-putri daerah.

    Pada musim haji tahun ini, Garuda Indonesia merekrut awak kabin dari daerah-daerah embarkasi untuk mengatasi kendala komunikasi (bahasa) mengingat sebagian jemaah hanya mampu berbahasa daerah.

    Baca: Musim Haji 2017, Ini Pesan Pejabat Jawa Timur Soal Paham Radikal

    "Untuk keamanan dan kenyamanan, Garuda Indonesia mengimbau agar jemaah tidak membawa barang-barang berbahaya (dangerous goods) ke pesawat," kata Hengki.

    Barang berbahaya itu antara lain kompor minyak, LPG, korek api, senjata tajam, gunting panjang, dan hair spray atau parfum dalam tabung semprot. Bila membawa barang-barang elektronik, baterainya harus dilepas. Garuda Indonesia juga meminta jemaah tidak menerima titipan barang dalam bentuk apa pun dari orang lain untuk dibawa ke dalam pesawat.

    Hal ini perlu diingatkan kembali untuk mencegah perbuatan pihak- pihak tertentu yang dapat mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan.

    Jemaah juga diharapkan mematuhi ketentuan yang disepakati antara Departemen Agama dan Garuda Indonesia, yaitu tidak membawa barang bawaan yang melebihi berat 32 kilogram, baik saat keberangkatan menuju Jeddah atau Madinah maupun kepulangan ke Tanah Air.

    Untuk mempermudah masyarakat mendapatkan informasi tentang jadwal keberangkatan dan kepulangan penerbangan haji, Garuda Indonesia juga menyiapkan informasi di laman www.haji-ga.com yang dapat diakses masyarakat.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.