Harga Minyak Anjlok ke Level Terendah Sembilan Bulan Terakhir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kantor OPEC di Wina, Austria. REUTERS/Leonhard Foeger

    Kantor OPEC di Wina, Austria. REUTERS/Leonhard Foeger

    TEMPO.CO, Jakarta - Harga minyak mentah turun ke level terendah dalam sembilan bulan terakhir pada perdagangan Selasa 20 Juni 2017 di tengah kekhawatiran bahwa kesepakatan pemangkasan output OPEC gagal untuk mengurangi pasokan global.

    Baca: Ini Keputusan Rapat OPEC yang Dinanti Pasar

    Minyak mentah patokan AS, West Texas Intermediate, untuk pengiriman Juli melemah 2,2 persen  atau 0,97 poin ke level USD 43,23 per barel di New York Mercantile Exchange, terendah sejak pertengahan September.

    Kontrak berjangka WTI sempat menguat setelah American Commodity Institute memperkirakan bahwa stok minyak mentah AS turun sebesar 2,72 juta barel pekan lalu, sementara pasokan bensin naik 346.000 barel.

    Sementara itu, minyak Brent untuk kontrak Agustus tergelincir 2,3 persen atau 0,89 poin ke level USD 46,02 per barel di bursa ICE Futures Europe yang berbasis di London.

    Seperti dilansir Bloomberg, Libya memompa minyak mentah dengan tingkat tertinggi dalam empat tahun terakhir, dengan jumlah minyak yang tersimpan di kapal tanker mencapai level tertinggi di tahun 2017 awal bulan ini.

    "Kita masih memiliki banyak minyak," kata Tariq Zahir, manajer investasi komoditas Tyche Capital Advisors, seperti dikutip Bloomberg.

    Baca: Jelang Pertemuan OPEC, Harga Minyak Terus Menguat

    "Pasokan minyak Libya akan sedikit lebih banyak dari yang diperkirakan. Intinya adalah bahwa pasokan berlebih di AS ini tidak terlihat melambat dalam waktu dekat,” ucap Tariq.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Catatan Kinerja Pemerintahan, 100 Hari Jokowi - Ma'ruf Amin

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin telah menjalani 100 hari masa pemerintahan pada Senin, 27 Januari 2020. Berikut catatan 100 hari Jokowi - Ma'ruf...