Dampak Melemahnya Bursa Asia, IHSG Turun ke Level 5.743,39  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/Puspa Perwitasari

    Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak melemah pada awal perdagangan hari ini, Selasa, 6 Juni 2017. IHSG hari ini dibuka melemah 0,08 persen atau 4,84 poin di level 5.743,39 dan masih turun 0,03 persen atau 1,56 poin ke level 5.746,67 pada pukul 09.12.

    Adapun pada perdagangan Senin, 5 Juni 2017, IHSG ditutup menguat 0,10 persen atau 5,79 poin di level 5.748,23. Sebanyak 65 saham bergerak menguat, 49 saham bergerak melemah, dan 433 saham stagnan dari 547 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pagi ini.

    Lima dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak negatif dengan tekanan utama dari sektor industri dasar yang melemah 0,35 persen, diikuti sektor finansial yang turun 0,25 persen.

    Adapun empat sektor lain menguat, dipimpin sektor aneka industri yang menguat 0,61 persen. Pelemahan IHSG ini sejalan dengan mayoritas bursa di Asia, yang juga melemah, menyusul pelemahan bursa saham Amerika Serikat pada perdagangan Senin, 5 Juni 2017.

    Di bursa regional, indeks FTSE Straits Time Singapura pagi ini menguat 0,04 persen, indeks FTSE KLCI Malaysia melemah 0,08 persen, sedangkan indeks PSEi Filipina melemah 0,27 persen. Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis27 melemah 0,11 persen atau 0,58 poin ke 511,80 pada pukul 09.13, setelah dibuka dengan pelemahan 0,31 persen atau 1,59 poin di posisi 510,79.

    Sementara itu, nilai tukar rupiah terpantau melemah 0,04 persen atau 5 poin ke Rp 13.283 per dolar Amerika pada pukul 09.12.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).