Hari Ini Batas Akhir Uji Kelayakan Pesawat Angkutan Lebaran

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Boeing 787-10 Dreamliner melakukan uji coba terbang pertama di Bandara Internasional Charleston di South Carolina, 1 April 2017. Boeing 787-10 Dreamliner akan bersaing dengan pesawat Airbus 330neo. AP/Mic Smith

    Pesawat Boeing 787-10 Dreamliner melakukan uji coba terbang pertama di Bandara Internasional Charleston di South Carolina, 1 April 2017. Boeing 787-10 Dreamliner akan bersaing dengan pesawat Airbus 330neo. AP/Mic Smith

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan berencana menyelesaikan uji kelaikan dan keselamatan (ramp check) seluruh pesawat terbang untuk angkutan Ramadan dan Lebaran hari ini, Sabtu, 27 Mei 2017.

    Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso mengatakan, terdapat 532 pesawat dari seluruh maskapai di Indonesia yang disiapkan sebagai angkutan Ramadan dan Lebaran. Hingga Kamis, 25 Mei 2017, sudah 510 pesawat terbang yang selesai diuji.

    Baca: Kementerian Perhubungan Kembali Adakan Mudik Gratis

    Agus mengatakan, 22 pesawat sisanya akan diselesaikan Sabtu, 27 Mei 2017. "Jadi hari pertama puasa sudah dicek semua," kata Agus di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat, 26 Mei 2017.

    Selain pesawat, pemerintah juga menguji kesiapan bandar udara. Pemerintah menyiapakan 35 bandara untuk angkutan Lebaran.



    Baca: Mudik 2017, Kemenhub Tuntaskan Uji Laik 532 Pesawat Terbang

    Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mewajibkan ramp check semua fasilitas angkutan Lebaran. Menteri Budi Karya ingin keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama. "Itu keharusan," kata Budi.

    Kementerian Perhubungan menargetkan zero accident dalam masa mudik Lebaran tahun ini.
    Masa mudik Lebaran selama 26 hari, dimulai 15 Juni hingga 10 Juli 2017. Masa puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 22 Juni 2017. Arus balik diperkirakan pada 2 Juli 2017.

    VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.