Pacu Produktivitas, Pelindo II Tata Pelabuhan Banten

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi peti kemas. ANTARA/Fanny Octavianus

    Ilustrasi peti kemas. ANTARA/Fanny Octavianus

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Pelabuhan Indonesia/IPC Cabang Banten berkomitmen terus menata pelayanan di pelabuhan dengan memastikan kelancaran kegiatan bongkar muatnya harus dapat berjalan dengan produktivitas yang tinggi.

    General Manager Pelindo II/IPC Cabang Banten, Armen Amir, mengatakan Banten saat ini sedang memasuki era ‘Banten Hebat’ yakni berintegritas, berdaya saing tinggi dan berorientasi pelanggan dengan tujuan agar Provinsi Banten dan khususnya Kota Cilegon dapat memiliki Pelabuhan yang memiliki kinerja lebih baik.

    Hal itu disampaikan saat acara silaturahmi Pelindo II cabang Banten dengan seluruh komponen masyarakat di sekitar pelabuhan Banten menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1438 H.

    Pada kesempatan itu juga diberikan santunan kepada 60 orang anak yatim piatu dari Yayasan Miftahul Huda kampung Jangkar Ciwandan oleh Manajemen Pelindo II Cabang Banten.

    Diberikan juga santunan kepada 60 orang anak yatim piatu dari Yayasan Miftahul Huda kampung Jangkar Ciwandan oleh Manajemen Pelindo II Cabang Banten, sekaligus diisi dengan Tausiyah oleh Ustadz H. Narullah, S.Ag Ketua Bidang Fatwa MUI Kota Cilegon yang juga dulu mantan Camat Ciwandan.

    Armen mengemukakan, era ‘Banten Hebat’ saat ini sudah dimulai dengan dilakukan penataan yang menyeluruh baik dari sisi layanan dan pola operasi, fasilitas dan peralatan, siatem informasi berbasis IT, maupun SDM sebagaimana yang tertuang dalam Program Strategis Menuju Banten Hebat 2019.

    “Yakni pelabuhan yang dapat memastikan bahwa kelancaran layanan kegiatan bongkar muatnya harus dapat berjalan dengan produktivitas yang tinggi sehingga efektifitas dan efisiensi dalam layanan dapat terwujud,” ujarnya melalui keterangan pers Pelindo II Banten, yang diperoleh Bisnis, Kamis, 25 Mei 2017.

    Dia mengatakan, Salah satu program strategis itu adalah modernisasi peralatan bongkar muat dan siatem informasi, yakni pada tahun ini perseroan akan segera membangun dermaga sepanjang 400 meter berikut penyediaan alat bongkar muat yang tersambung degan conveyor dan gudang modern untuk melayani barang jenis curah.

    “Juga kami akan berlakuan secara penuh sistem informasi berbasis IT yang dikenal dengan Non Petikemas - Terminal Operating System (NPK-TOS) pada juli 2017 ini. Dengan begitu nantinya Pelabuhan Banten akan menjadi Pelabuhan yang pertama di Indonesia dalam pelaksanaan NPK-TOS ini,dan ini yang sangat membanggakan,”paparnya.

    Armen berharap, semua program penataan itu dapat membuat Pelabuhan Banten menjadi lebih baik lagi dan menjadi Pelabuhan yang Hebat yang dapat menjadi kebanggaan bagi masyarakat Banten pada umumnya dan masyarakat Kota Cilegon.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?