Jaksa Agung Ikut Tindak Spekulan Bahan Pokok Jelang Ramadan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jaksa Agung M Prasetyo memberikan penjelasan terkait kasus mobil listrik. REZKI ALVIONITASARI

    Jaksa Agung M Prasetyo memberikan penjelasan terkait kasus mobil listrik. REZKI ALVIONITASARI

    TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Agung H. M Prasetyo mengatakan, pihaknya akan ikut aktif bersama Kementerian Perdagangan yang tergabung dalam Satuan Tugas Pangan untuk menindak spekulan dan pedagang hitam. Satuan Tugas Pangan ini akan mengatasi para spekulan dan pedagang yang nakal dalam memainkan harga menjelang ramadan.

    “Kita ketahui bersama, setiap menjelang dan mendekati hari besar, itu ada dampak yakni adanya kenaikan harga khususnya bahan pokok. Ini sudah semacam penyakit kronis yang muncul dan terulang tiap tahun. Ini diupayakan dieliminir,” tutur Prasetyo di Kementerian Perdagangan, Rabu, 17 Mei 2017.

    Baca: Musim Lebaran, Tarif Pengiriman Barang Akan Naik

    Menurut Prasetyo, Satgas Pangan yang terdiri dari Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian dan Polri sudah memiliki kerja sama yang bagus. Terbukti dengan adanya pengungkapan beberapa kasus penimbunan bahan pokok di beberapa tempat yang dilakukan oleh spekulan. Dengan adanya tambahan dari Jaksa Agung, diharapkan akan semakin melengkapi kinerja satgas yang ada.

    Baca: Menjelang Lebaran, Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Naik

    Kemendag telah menjalin kerjasama dalam bemntuk stgas pangan antara kemendag, kementan, dan polri, dan itu sudah cukup bagus, dengan kejaksaan nantinya akan semakin melengkapi kinerja satgas yg ada. “Dengan begitu, yang dinyatakan subjek hukum sekarang bukan hanya perorangan saja tapi korporasinya. Nanti yang mencabut mencabut ijin Kemendag, kami membackup di belakang,” kata Prasetyo.

    Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita berjanji tidak akan main-main dalam menindak distributor dan para importir bahan kebutuhan pokok yang dengan sengaja mempermainkan harga di pasar dengan cara menimbun barang.

    "Jangan pernah dia berpikir bisa berdagang lagi. Kami cabut izinnya dan itu seluruh direksi komisaris pemegang saham, saya juga nggak akan kasih izin, nggak usah dagang," tutur Enggartiasto Lukita saat ditemui di Gudang Bulog Divisi Regional Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu, 17 Mei 2017.

    Satgas Pangan, kata dia, akan terus melakukan koordinasi dalam rangka menstabilkan harga. "Dari perintahnya Pak Kapolri keras sekali, jangan pernah memainkan harga. Itu nanti langsung diambil tindakan," kata dia. "Terus aja dia bikin harga naik, tapi kami terus menggelontorkan (pasokan). Jadi spekulan itu akan rugi, nggak main-main."

    DESTRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.