Tertinggi Sejak 2015, Surplus Neraca Perdagangan US$ 3,92 Miliar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktifitas bongkar muat di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 15 Desember 2016. BPS mencatat, nilai ekspor dan impor pada November 2016 surplus sebesar 0,84 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau 840 juta dollar AS atau setara dengan Rp 10,92 triliun. Tempo/Tony Hartawan

    Aktifitas bongkar muat di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, 15 Desember 2016. BPS mencatat, nilai ekspor dan impor pada November 2016 surplus sebesar 0,84 miliar dollar Amerika Serikat (AS) atau 840 juta dollar AS atau setara dengan Rp 10,92 triliun. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik mencatat surplus neraca dagang pada periode Januari - Maret 2017 menjadi yang tertinggi sejak 2015.

    Surplus neraca perdagangan selama Januari 2017 hingga Maret 2017 tercatat dengan nilai saat ini mencapai US$3,92 miliar. Nilai ekspor pada Maret 2017 tercatat mencapai US$14,59 miliar atau meningkat 15,68 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Nilai itu juga meningkat 23,55 persen dari Maret 2016.

    Baca
    Orang Indonesia: Beli Rumah di Australia, Beli Apartemen di Singapura
    Istana Bicara tentang Pembangunan Disneyland Boyolali  
    Presdir BCA: Bangun Infrastruktur Tak Seperti Makan Cabai Rawit

    Sementara itu, nilai impor bulan ini juga mengalami kenaikan sebesar 17,56 persen dibandingkan Februari 2017 menjadi US$13,36 miliar. Nilai itu juga meningkat 18,19 persen dibandingkan Maret 2016. Nilai ekspor dan impor pada Maret 2017 merupakan yang tertinggi sejak Januari 2015. Dengan begitu, nilai neraca perdagangan Indonesia pada Maret 2017 mengalami surplis US$1,23 miliar yang dipicu oleh surplus sektor nonmigas US$2,02 miliar.

    Ekspor nonmigas pada Maret 2017 mencapai US$13,11 miliar atau naik 14,68 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan terbesar ekspor nonmigas terjadi pada bahan bakar mineral, sedangkan penurunan terbesar di bahan kimia.

    Nilai impor Maret 2017 nonmigas mengalami kenaikan 24,94 persen atau mencapai US$11,10 miliar dibandingkan bulan sebelumnya, sementara impor migas mengalami penurunan 8,54 persen. Nilai impor golongan bahan baku/penolong memberikan peranan terbesar pada Maret 2017 yaitu 74,32 persen dengan nilai US$9,92 miliar, diikuti impor barang modal senilai US$2,02 miliar, dan impor barang konsumsi senilai US$1,4 miliar.

    BISNIS.COM


  • BPS
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    30 Kursi Pejabat BUMN dan Pemerintah Diisi Perwira Polisi

    Sebagian dar 30 perwira polisi menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah. Sebagian lainnya duduk di kursi badan usaha milik negara alias BUMN.