Genjot Market Share Keuangan Syariah, OJK Terapkan Strategi Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida, di sela acara Indonesia Global Sharia Fund, di Grand Hyatt, Jakarta, 14 Juni 2016. Tempo/Ghoida Rahmah

    Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida, di sela acara Indonesia Global Sharia Fund, di Grand Hyatt, Jakarta, 14 Juni 2016. Tempo/Ghoida Rahmah

    TEMPO.CO, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lounching forum CEO SIKOMPAK (Sinergi, Komunikasi, Pemasaran dan Pengembangan Keuangan) Syariah. Kegiatan tersebut dihadiri Dewan Komisioner OJK serta kurang lebih 300 CEO dari industri jasa keuangan syariah sektor perbankan, pasar modal, dan industri jasa keuangan non bank.

    Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Nurhaida, mengatakan tujuan dari pembentukan forum ini adalah untuk membangun industri jasa keuangan syariah dalam meningkatkan market share keuangan syariah dan juga untuk mempermudah komunikasi dua arah antara OJK dengan industri.

    Baca : Sri Mulyani: Kuartal I, Bea Cukai Blokir 674 Importir Nakal

    “Selanjutnya dengan adanya forum CEO SIKOMPAK Syariah diharapkan dapat meningkatkan market share seluruh sektor jasa keuangan syariah,” ucapnya di Jakarta, Senin, 3 April 2017.

    Nurhaida menuturkan, per akhir Januari 2017 total asset perbankan syariah baru mencapai 5,18 persen, market share dari sukuk korporasi dan reksa dana syariah baru mencapai 3,84 persen dan 4,43 persen. Sedangkan per akhir Desember 2016, market share asuransi syariah dan lembaga pembiayaan syariah masing-masing baru mencapai 3,44 persen dan 7,24 persen.

    Baca : BPS Perkirakan Inflasi Tinggi pada Mei dan Juni

    “Untuk itu, perlu ada strategi baru dalam rangka meningkatkan market share tersebut antara lain dengan membentuk forum CEO SIKOMPAK syariah,” tutur Nurhaida.

    Nurhaida mengatakan, Forum ini memiliki program kerja untuk sinergi edukasi, promosi, dan pemasaran serta sinergi pengembangan sumber daya manusia.

    TONGAM SINAMBELA | ABDUL MALIK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.