Jokowi Minta Proyek Prioritas Yang Lambat Diperhatikan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas membahas LRT di Kantor Kepresidenan, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 6 Februari 2017.  TEMPO/Subekti.

    Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas membahas LRT di Kantor Kepresidenan, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 6 Februari 2017. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo menginstruksikan para menterinya agar memperhatikan pengerjaan proyek prioritas nasional di daerah yang mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi. al itu disampaikan dalam rapat terbatas tentang evaluasi pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas di Kalimantan Tengah.

    "Saya minta diperkuat koordinasi sinergi dengan para gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah," kata Presiden Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa 14 Februari 2017. Jokowi meminta setiap kementerian atau lembaga memperhatikan pelaksanaan proyek nasional di daerah sesuai dengan rencana.

    Baca : Oleh-oleh Menteri Susi dari Ceko  

    Salah satu proyek yang menjadi perhatian pemerintah ialah infrastruktur transportasi. Pemerintah pusat berharap pengembangan infrastruktur dapat membuka kawasan baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah. "Kami perlu menggali potensi di Kalimantan Tengah yang belum tereksplorasi," ucap Jokowi.

    Baca : 2016, Produksi Minyak Pertamina Naik 12,3 Persen

    Jokowi menilai tujuan dikembangkannya potensi ekonomi baru agar Kalimantan Tengah tidak melulu tergantung dengan komoditas mineral dan batubara. Pasalnya saat ini harga-harga komoditas itu tengah mengalami tekanan akibat perlambatan ekonomi global. "Kami harus mulai mengembangkan industri hilir karena ini akan berpengaruh langsung pada masyarakat," kata dia.

    Setidaknya ada dua proyek pembangunan nasional yang berada di Kalimantan Tengah. Pertama ialah proyek pengembangan Bandara Tjilik Riwut dan kedua pembangunan jembatan Tumbang Samba.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.