Anak Usaha Pelindo II Ini Segera Melantai di Bursa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dirut Pelindo II Elvyn G Masassya dalam media gathering PT Pelindo II di Hptel Hilton Bandung, 3 Februari 2017. TEMPO/DWI RENJANI

    Dirut Pelindo II Elvyn G Masassya dalam media gathering PT Pelindo II di Hptel Hilton Bandung, 3 Februari 2017. TEMPO/DWI RENJANI

    TEMPO.CO, BANDUNG - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II atau Indonesia Port Company (IPC) memastikan tahun ini salah satu anak perusahaannya, yakni PT Jasa Armada Indonesia (JAI), akan melantai di Bursa Efek Indonesia.

    Initial Public Offering (IPO) tersebut dilakukan untuk meningkatkan permodalan perusahaan dalam melakukan pengembangan bisnisnya serta meningkatkan transparansi di anak perushaannya itu sehingga dapat tumbuh semakin baik.

    Baca : Pelabuhan Kijing di Kalimantan Barat Diproyeksi Rampung 2019

    Direktur Utama PT Pelindo II/IPC, Elvyn G. Masassya menyatakan IPC mulai tahun ini memang berencana akan membawa tiga anak perusahaan, dari sekitar 16 anak usaha yang dimiliki, untuk dapat melantai di bursa saham Indonesia.

    Tiga anak perusahaan yang disiapkan untuk IPO hingga dua tahun ke depan tersebut, yakni PT Jasa Armada Indonesia (JAI) , PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP), dan PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT).

    “Yang pasti tahun ini baru JAI. Yang dua lainnya sedang persiapan, kemungkinan baru tahun depan,” ujarnya di sela Acara Media Gathering di Bandung, seperti dikutip di laman bisnis.com, Ahad 5 Februari 2017.

    Elvyn mengatakan saat ini pihaknya sudah mengundang financial advisor dan mempersiapkan sejumlah aspek administrasi lainnya. “Setelah ini beres, kita akan register ke OJK, kemudian listing,” ujarnya.

    Baca : Pelindo III Proyeksikan Pendapatan Rp 10,5 Triliun

    Pihaknya memproyeksikan hal itu akan dapat terealisasi paling lambat Oktober 2017, dengan harapan dapat memperoleh dana sekitar Rp2 triliun sampai Rp2,5 triliun. “Kita proyeksikan paling lambat Oktober 2017. Untuk JAI kita ekpektasinya Rp2 triliun - Rp2,5 triliun,” ujarnya.

    Elvyn menambahkan dana yang diperoleh akan digunakan untuk melakukan pengembangan usaha membeli puluhan kapal pandu moda yang saat ini memang menjadi core bisnis JAI.

    Sementara, untuk dua anak usaha lainnya akan dilakukan sekitar triwulan 2018. “Karena kita harus fokus, harus punya market, dan yang bisa kita pastikan secara serius adalah JAI dulu,” tegasnya.

    Pihaknya juga memastikan akan memilih perusahaan underwriting yang besar-besar, gabungan antara BUMN dan swasta.

    Direktur Pengelolaan Anak Perusahaan PT Pelindo II/IPC Riri Syeried Jetta mengatakan rencana melantai ke bursa merupakan salah satu upaya mewujudkan untuk menjadi pelabuhan berkelas dunia.

    Baca : Pelindo ll Siap Garap Sejumlah Proyek Strategis di 2017  

    Menurutnya pihaknya dalam waktu jangka panjang akan mulai melantaikan ke bursa sejumlah anak usaha di Pelindo II, meskipun rencana dalam jangka hingga dua tahun ini baru tiga perushaan tersebut.

    “IPC ke depan akan melistingkan anak usahanya yang baik, sehingga pengelolaannya juga akan semakin transparan, sehingga apabila pengelolaannya juga semakin baik maka kinerja dipastikan akan bertambah baik,” ujarnya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.