Menteri Rini Ingin Produk Andalan UMKM Dipatenkan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengunjung melihat kerajinan di salah satu stan pada pameran kerajinan Inacraft ke-16, di Jakarta, Rabu (23/4). Inacraft diikuti oleh 1.600 perusahaan dan UKM dan memperdagangkan berbagai aksesoris, perhiasan, pakaian, kain tradisional dan produk tekstil. TEMPO/Tony Hartawan

    Seorang pengunjung melihat kerajinan di salah satu stan pada pameran kerajinan Inacraft ke-16, di Jakarta, Rabu (23/4). Inacraft diikuti oleh 1.600 perusahaan dan UKM dan memperdagangkan berbagai aksesoris, perhiasan, pakaian, kain tradisional dan produk tekstil. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno ingin para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mematenkan produk-produk andalannya. Hal itu diperlukan agar produk-produk UMKM tersebut dapat bersaing dan tidak dicuri pelaku-pelaku bisnis di luar negeri.

    "Produk baru perlu dipatenkan. Jangan sampai, kalau dijual keluar, diambil orang lain," kata Rini dalam sambutannya pada UMKM Digitalvolution di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu, 17 Desember 2016.

    Selain itu, Rini menginginkan UMKM tidak hanya mementingkan rasa, tapi juga kemasan. "Produk kita itu sebenarnya sudah sangat bagus. Good taste. Kekurangannya sering kali ada pada packaging. Sering orang bilang, apa sih packaging? Yang penting makanannya. Cuma banyak pihak yang melihat packaging," ucapnya.

    Menurut Rini, apabila sebuah produk dikemas dengan konsep yang bagus, konsumen akan lebih tertarik membeli produk tersebut. "Apa pun barang yang kurang bagus, kalau di-package bagus, jadi lebih menarik. Ini tanggung jawab BRI (Bank Rakyat Indonesia) mendorong UMKM, sehingga kita bisa masuk kancah dunia," tuturnya.

    Rini pun berharap UMKM dapat naik kelas karena pada dasarnya kekuatan ekonomi Indonesia ditopang UMKM. "Yang mikro jadi kecil, yang kecil jadi menengah, yang menengah jadi besar. Saya berharap UMKM bisa jadi besar-besar dan jadi konglomerat pada masa mendatang," ucapnya.

    Ke depan, Rini ingin BRI terus mendorong pertumbuhan UMKM dengan menggunakan digitalisasi. "Bagaimana UMKM berevolusi, bagaimana UMKM go digital, ini perlu terus dikumandangkan di seluruh Indonesia, sehingga UMKM berkembang pesat dan meraih pasar tingkat dunia," ujarnya.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.