IHSG Tutup di Teritori Positif, Naik 0,44 Persen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta. Tempo/Panca Syurkani

    Monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta. Tempo/Panca Syurkani

    TEMPO.CO, Jakarta - Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada perdagangan hari ini, 7 November 2016, ditutup di zona hijau, naik 23,54 poin atau 0,44 persen ke level 5.386,20.

    IHSG sebelumnya dibuka di zona merah, di level 5.361,02. Indeks bergerak dalam 5.395,32-5.341,86. Dari 538 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek, 164 saham menguat, 129 saham melemah, 96 saham stagnan, dan sisanya tidak diperdagangkan.

    Perdagangan hari ini melibatkan transaksi 10,99 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 6,85 triliun, yang diperdagangkan 310.862 kali. Meski demikian, asing masih mencatatkan penjualan bersih Rp 1,08 triliun.

    Dari sepuluh indeks sektoral di Bursa Efek, sembilan sektor menguat dipimpin sektor pertambangan yang menguat 2,8 persen, disusul sektor properti yang naik 0,7 persen. Adapun sektor industri dasar terkoreksi 0,2 persen.

    Dari kawasan Asia, indeks saham juga kompak ditutup menguat. Indeks Nikkei Jepang ditutup naik 1,61 persen di level 17.177,21. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,7 persen di level 22.801,4. Indeks Shanghai Cina naik 0,26 persen, dan Indeks Strait Times naik 0,44 persen ke level 2.800,95.

    Kenaikan indeks saham hari ini seiring dengan Badan Pusat Statistik yang mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal III 2016 sebesar 5,02 persen. Angka tersebut turun jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II 2016 yang mencapai 5,18 persen.

    Meski demikian, pertumbuhan ekonomi tahun ini masih lebih tinggi dibandingkan posisi kuartal III tahun lalu sebesar 4,73 persen.

    DESTRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?