Transaksi di Bursa Saham Cenderung Meningkat Sepekan Lalu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat ditutup naik tipis sebesar 0,02 poin menyusul harga minyak mentah dunia yang terkoreksi. TEMPO/Tony Hartawan

    Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat ditutup naik tipis sebesar 0,02 poin menyusul harga minyak mentah dunia yang terkoreksi. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia selama sepekan dari 24 hingga 28 Oktober 2016 kemarin didukung oleh sentimen positif. Kepala Komunikasi Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono menuturkan, hal itu terlihat dari rata-rata nilai, volume, dan frekuensi perdagangan saham di sepanjang pekan yang mengalami peningkatan signifikan di pekan keempat Oktober 2016.

    Rata-rata nilai transaksi harian pada pekan ini mengalami kenaikan 23,94 persen menjadi Rp 8,47 triliun dari Rp 6,84 triliun di pekan lalu. Hal tersebut seiring dengan rata-rata volume transaksi harian yang tumbuh 43,88 persen menjadi 19,40 miliar unit saham dari 13,48 miliar unit saham pada sepekan sebelumnya.  Rata-rata transaksi harian pada pekan ini tumbuh 15,83 persen menjadi 324,64 ribu kali dari 280,27 ribu kali transaksi di pekan lalu.

    "Total frekuensi dan volume transaksi perdagangan saham pada perdagangan Kamis 27 Oktober 2016 lalu mencatatkan rekor tertinggi sepanjang berdirinya PT Bursa Efek Jakarta (BEJ)," ujar Yulianto Aji Sadono dalam pesan tertulisnya Sabtu, 29 Oktober 2016.

    Baca: Volume Transaksi Perdagangan Saham BEI Capai Rekor Tertinggi

    Menurut Yulianto, pada Kamis lalu BEI mencatat saham yang diperdagangkan di BEI ditransaksikan sebanyak 428.640 kali dengan melibatkan 39,04 miliar unit saham. Adapun jumlah investor yang aktif bertransaksi pada hari itu mencapai rekor tertinggi yakni sebanyak 38.734 investor.

    Namun sepanjang pekan ini, IHSG hanya menguat tipis 0,02 persen ke posisi 5.410,27 poin dibandingkan penutupan pada pekan sebelumnya di level 5.409,24. Kapitalisasi pasar juga tumbuh tipis 0,07 persen menjadi Rp 5.853,18 triliun dari Rp 5.848,97 triliun di periode 17 hingga 21 Oktober 2016.

    Baca: Indeks Harga Saham Diperkirakan Menguat Terbatas

    Meski investor asing masih mencatatkan jual bersih Rp 634 miliar di sepanjang periode 24 hingga 28 Oktober 2016, namun sepanjang tahun ini sampai dengan penutupan perdagangan kemarin, investor asing masih mencatatkan nilai beli bersih Rp 32,31 triliun.

    DESTRIANITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?