40 Emiten Terbaik Dapat Penghargaan dari Asosiasi Analis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pergerakan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 18 Maret 2016.  IHSG ditutup flat di level yang hampir sama dengan kemarin yakni 4.885,71 naik 0,02 poin atau 0%. TEMPO/Tony Hartawan

    Pergerakan saham di lantai Bursa Efek Indonesia, Jakarta, 18 Maret 2016. IHSG ditutup flat di level yang hampir sama dengan kemarin yakni 4.885,71 naik 0,02 poin atau 0%. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 40 perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia hari ini, Jumat, 7 Oktober 2016, mendapatkan penghargaan sebagai emiten terbaik berdasarkan penilaian Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI).

    Menurut Kepala AAEI Haryajid Ramelan, emiten terbaik itu dipilih berdasarkan beberapa kriteria. Analis yang tergabung dalam AAEI kemudian menganalisis emiten melalui sumbangan data dan proyeksi.

    “Untuk memberikan masukan, yang pasti analis punya sifat independen dalam menentukan pilihan. Bukan berarti saham mereka nggak bagus, tapi beberapa parameter ada yang kami sampaikan,” ucap Haryajid di Bursa Efek Indonesia, Jumat, 7 Oktober 2016.

    Haryajid berujar, aspek profitabilitas dan keterbukaan emiten terhadap pemegang saham menjadi elemen penting dalam penilaian. Dengan demikian, analis dapat menganalisis, apakah itu dapat berlangsung secara berkesinambungan dan likuiditas saham emiten tersebut, sehingga dapat memberikan gambaran apabila investor ingin berinvestasi di saham tersebut.

    Baca: Bank Indonesia Teliti Uang Dimas Kanjeng, Hasilnya Adalah... 

    Selain itu, beberapa kriteria lain misalnya kontinuitas emiten dalam pemberian deviden, manajemen risiko, good corporate government, dan opini masyarakat dari sebanyak 536 emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. “Dari sini, kami lakukan kajian, terutama laporan keuangannya sekitar lima tahun terakhir yang kami pakai. Akhirnya, terpilihlah 40 emiten ini,” ujar Haryajid.

    Haryajid menuturkan, dengan adanya penghargaan ini, diharapkan mindset masyarakat berubah, dari kebiasaan menabung menjadi berinvestasi di pasar saham, karena dapat memberikan imbal hasil yang lebih baik lagi. Sebab, emiten yang mereka pilih bukanlah emiten yang biasa digunakan trader untuk berspekulasi.

    Simak: ATM Mandiri yang Ini Keluarnya Uang Mainan

    “Kami tidak berani memilih yang akrobatik naik-turun, karena ini untuk investasi jangka panjang,” tutur Haryajid. “Jadi, harapan kami, apalagi ada tax amnesty, ini adalah event yang tepat untuk berinvestasi.”

    Berikut ini 40 emiten yang mendapat penghargaan sebagai emiten terbaik pilihan AAEI.
    1. PT Adhi Karya (Persero) Tbk
    2. PT AKR Corporindo Tbk
    3. PT Astra International Tbk
    4. PT Bank Central Asia Tbk
    5. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
    6. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
    7. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
    8. PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk
    9. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
    10. PT Bumi Serpong Damai Tbk
    11. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk
    12. PT Gudang Garam Tbk
    13. PT HM Sampoerna Tbk
    14. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk
    15. PT Vale Indonesia Tbk
    16. PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk
    17. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk
    18. PT Jasa marga (Persero) Tbk
    19. PT Kimia Farma (Persero) Tbk
    20. PT Kalbe Tbk
    21. PT Lippo Karawaci Tbk
    22. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk
    23. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk
    24. PT PP Properti Tbk
    25. PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk
    26. PT PP (Persero) Tbk
    27. PT Pakuwon Jati Tbk
    28. PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk
    29. PT Nippon Indosari Corpindo Tbk
    30. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk
    31. PT Sri Rejeki Isman Tbk
    32. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk
    33. PT United Tractors Tbk
    34. PT Unilever Indonesia Tbk
    35. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
    36. PT Waskita Karya (Persero) Tbk
    37. Wijaya Karya Beton Tbk
    38. PT Erajaya Swasembada Tbk
    39. PT Indocement Tunggal M Tbk
    40. PT Adaro Energy Tbk

    DESTRIANITA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.