GIIAS Dongkrak Penjualan Mobil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung melihat mobil All New Trailblazer yang dipamerkan dalam acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 di ICE BSD, Tangerang, 12 Agustus 2016. Trailblazer hadir dengan pilihan mesin 2.500 cc dan 2.800 cc. TEMPO/Fajar Januarta

    Pengunjung melihat mobil All New Trailblazer yang dipamerkan dalam acara Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016 di ICE BSD, Tangerang, 12 Agustus 2016. Trailblazer hadir dengan pilihan mesin 2.500 cc dan 2.800 cc. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Serpong - Penjualan mobil di Gaikindo Indonesia International Auto Show 2016 diperkirakan akan naik dibandingkan penjualan selama pameran serupa tahun lalu. Hal ini terlihat dari tingginya surat pemesanan kendaraan (SPK) di sejumlah agen pemegang merek kendaraan yang jadi peserta acara ini.

    Mitsubishi menjadi merek dengan SPK cukup tinggi di GIIAS. Tercatat, hingga hari ke tujuh pameran, atau Kamis, 18 Agustus 2016, merek berlogo tiga berlian ini sudah membukukan 838 pemesanan kendaraan. Produk Sport Utility Vehicle (SUV) Pajero Sport menjadi mobil Mitsubishi terlaris di GIIAS dengan pemesan mencapai 590 unit, diikuti city car Mirage 109 pemesan, dan Outlander Sport 76 pemesan.

    Head of Sales & Marketing Group PT Krama Yudha Tiga Berlian Choeru Cahya menyatakan jumlah ini lebih tinggi dari hasil GIIAS tahun lalu. Pada GIIAS 2015, SPK Mitsubishi hingga hari ke tujuh baru mencapai 613 unit. “Kami optimistis tahun ini penjualan naik,” ujarnya kepada wartawan, Kamis, 18 Agustus 2016. 

    BacaMitsubishi Perlihatkan Debut XM Concept GIIAS 2016

    Kehadiran produk baru cukup efektif mendorong penjualan. Suzuki yang pada GIIAS tahun ini memperkenalkan produk SUV SX4 S-Cross, sudah membukukan 290 pemesanan hingga Kamis lalu. 4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales Davy J. Tuilan menyebutkan, dari jumlah tersebut, SX4 S-Cross jadi produk terlaris kedua yang dipesan pengunjung, yakni 39 unit.

    Adapun produk Multi Purpose Vehicle (MPV) Ertiga masih jadi produk paling laris Suzuki di pameran ini dengan jumlah pemesanan 156 unit. Davy juga optimistis hingga hari terakhir GIIAS pada Ahad besok, target penjualan Suzuki sebanyak 700 unit bisa tercapai. “Sambutan konsumen sangat baik.”

    Merek asal Jepang lainnya, Nissan dan Datsun juga hampir mencapai target penjualan. Hingga kemarin Nissan sudah mencatat 569 unit pemesanan, dengan target penjualan 600 unit. Sedangkan Datsun yang menargetkan bisa melepas 200 unit mobil, sudah menerbitkan SPK untuk 116 unit kendaraan. Head of Datsun Indonesia Indriani Hadiwidjaja mengatakan, target penjualan bisa tercapai di akhir pameran, karena peningkatan permintaan biasanya terjadi di hari-hari terakhir pameran. 

    BacaNissan Lanjutkan Strategi Bisnis Mitsubishi di Indonesia

    Dari segmen Low Cost Green Car, Daihatsu yang belum sebulan meluncurkan Sigra juga meraup hasil positif di GIIAS. Dalam lima hari pertama pameran, mobil ini sudah dipesan lebih dari 200 unit dan menjadi penyumbang terbesar SPK Daihatsu di GIIAS. “Total SPK kami sudah 441 unit, Sigra jadi yang terbanyak, yakni 52 persen,” kata Marketing and Customer Relation Division Head PT Astra International-Daihatsu Sales Operation Hendrayadi Lastiyoso.

    Jumlah ini di luar perkiraan Daihatsu. “Gara-gara ada Sigra, SPK kami naik 91 persen dibandingkan GIIAS tahun lalu,” ujarnya. Meski tak menetapkan target penjualan di angka tertentu, tapi Hendra berharap jumlah pemesanan kendaraan akan terus meningkat hingga akhir pameran.

    Adapun, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Jongkie D Sugiarto mengatakan, ajang GIIAS ini diharapkan bisa memberi dampak positif untuk penjualan kendaraan bermotor Indonesia di paruh kedua tahun ini. “Penjualan di pameran memang ada, tapi dampak terhadap pasar tidak langsung, kami berharap peningkatan justru di bulan-bulan setelah pameran,” ujarnya.

    Meski tak menetapkan target, tapi Gaikindo memprediksi jumlah penjualan mobil di GIIAS bisa menyamai hasil tahun lalu, yakni 19.380 unit kendaraan dengan nilai transaksi Rp 5,7 triliun.

    PRAGA UTAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.