Pembangkit Tenaga Diesel PLN Perkuat Kelistrikan Nusa Penida

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memeriksa kondisi aliran listrik di gardu induk Pamona 275 KV di Area PLTA Poso Unit 2, Sulawesi Tengah, Senin (15/8). PT PLN (Persero) bisa melakukan penghematan sebesar Rp 373 miliar per tahun dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso berkapasitas 24 megawatt (MW) dimana penghematan tersebut berasal dari berkurangnya penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang selama ini digunakan untuk mengaliri listrik di daerah tersebut. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Pekerja memeriksa kondisi aliran listrik di gardu induk Pamona 275 KV di Area PLTA Poso Unit 2, Sulawesi Tengah, Senin (15/8). PT PLN (Persero) bisa melakukan penghematan sebesar Rp 373 miliar per tahun dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Poso berkapasitas 24 megawatt (MW) dimana penghematan tersebut berasal dari berkurangnya penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang selama ini digunakan untuk mengaliri listrik di daerah tersebut. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - PT PLN (Persero) Distribusi Bali secara resmi mengoperasikan mesin pembangkit listrik tenaga‎ diesel Kutampi berkapasitas 2X1,3 MW di Pulau Nusa Penida, Kecamatan Klungkung.

    Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur dan Bali PLN Amin Subekti mengharapkan penambahan daya itu dapat memperkuat sistem kelistrikan di kawasan tiga Nusa.

    Dengan tambahan itu, total kapasitas listrik di Kawasan Pulau Nusa Penida, Lembongan, dan Ceningan memiliki total daya sebesar 5,6 MW, dari total beban puncak 5,3 MW.

    "‎Penambahan ini kecil sekali namun ini maknanya besar karena lokasi di kepulauan," jelasnya di Nusa Penida, Selasa (16 Agustus 2016).

    GM PLN Distribusi Bali Sandika Aflianto memaparkan dengan adanya tambahan daya, maka cadangan yang dimiliki di tiga pulau terpisah dari Bali ini mencapai 285%.

    Dia mengharapkan masih tersedianya tambahan daya dapat mendorong mendorong pemda umeningkatkan pertumbuhan ekonomi setempat.

    "Dengan tambahan ini bisa melengkapi kekurangan kelistrikan di Nusa Penida," katanya.

    Bupati Klungkung Nyoman Suwirta menyampaikan tantangan paska pemasangan daya adalah bagaimana mengalirkan listrik hingga ke rumah penduduk. Di Nusa Penida, listrik merupakan salah satu dari dua kendala lainnya, yakni jalan dan air.

    "Dengan kondisi seperti ini pembangunan hotel dan restoran dan tentu ditengah-tengah itu butuh pembangunan listrik tidak sedikit," tegasnya.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Drone Pemantau Kerumunan dari Udara selama Wabah Covid-19

    Tim mahasiswa Universitas Indonesia merancang wahana nirawak untuk mengawasi dan mencegah kerumunan orang selama pandemi Covid-19.