PGN Gratiskan Naik Bajaj Gas Selama Sepekan di Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melayani sejumlah antrean Bajaj dan angkutan umum untuk mengisi bahan bakar gas di Stasiun Pengisian Bahan Gas (SPBG) milik Perusahaan Gas Negara (PGN) dikawsan Monas, Jakarta, 20 Oktober 2015. TEMPO/Amston Probel

    Petugas melayani sejumlah antrean Bajaj dan angkutan umum untuk mengisi bahan bakar gas di Stasiun Pengisian Bahan Gas (SPBG) milik Perusahaan Gas Negara (PGN) dikawsan Monas, Jakarta, 20 Oktober 2015. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk akan menggelar program naik bajaj gratis bertajuk "Ayo Kita Ngegas Merdeka" bagi warga DKI Jakarta selama satu pekan. Program ini sengaja diselenggarakan untuk turut merayakan hari ulang tahun ke-71 Republik Indonesia.

    "Kami senang dapat menjadi bagian dalam menyambut hari ulang tahun Republik Indonesia ke-71 dengan kembali menggelar program naik bajaj gas gratis selama satu minggu," kata Direktur Utama PT Gagas Energi Indonesia Achmad Cahyadi dalam keterangan resminya, Ahad, 14 Agustus 2016. PT Gagas Energi Indonesia merupakan anak perusahaan PGN.

    Program naik bajaj gratis ini berlangsung pada 14-20 Agustus 2016. Setidaknya ada 700 bajaj berbahan bakar gas atau rata-rata 100 bajaj dalam sehari akan beroperasi mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Terhitung hari ini, seluruh warga DKI Jakarta bisa memanfaatkan bajaj gas ini untuk pergi ke sekolah, ke pasar, atau ke tempat kerja. "Bahkan untuk wisata di wilayah DKI Jakarta, penumpang bisa tanpa bayar. Biayanya ditanggung oleh PGN," ungkap Achmad.

    Selain menjadi rangkaian HUT ke-71 RI, program ini juga diselanggarakan sekaligus untuk mengkampanyekan pemanfaatan gas bumi yang ramah lingkungan, aman, dan efisien. Achmad menyebutkan gas bumi merupakan energi yang baik karena memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat. "Misalnya saja, untuk memasak ibu-ibu rumah tangga, pembangkit listrik, hotel, restoran, sampai untuk transportasi seperti bus, angkutan kota (angkot), hingga bajaj," kata Achmad.

    Untuk memudahkan masyarakat yang ingin menikmati fasilitas bajaj gratis, ada tanda khusus pada bajaj yaitu berupa stiker bertuliskan 'Ayo Kita Ngegas Merdeka'. Bajaj tersebut juga akan mudah ditemui di beberapa titik. Untuk di Jakarta Pusat, bisa ditemui di Jalan Thamrin, Sarinah, Monas, Bendungan Hilir, Stasiun Kota, Masjid Istiqlal, Rusun Kebun Kacang, dan Stasiun Gondangdia.

    Kemudian, untuk di Jakarta Barat, titik yang bisa dijumpai adalah Rumah Sakit Sumber Waras, Pasar Grogol, Pasar Kopro, RS Tarakan, dan Perempatan Kemis Kedoya. Sedangkan di Jakarta Utara terdapat di Mega Mall Pluit, Waduk atau Rumah Sakit Pluit, Junction Mall, dan Pasar Ikan Muara Karang. Lalu, di Jakarta Timur bajaj gratis bisa dijumpai di Masjid Jami Matraman, Gramedia Matraman, Stasiun Pondok Jati, dan RS Premiere Jatinegara.

    LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Protokol PSBB Masa Transisi di DKI Jakarta, Ada Rem Darurat

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB Masa Transisi mulai 5 Juni 2020. Sejumlah protokol harus dipatuhi untuk menghindari Rem Darurat.